Ling Shen Yao

Waspada! Ini Dia Komplikasi Mioma Uteri

Miom adalah salah satu gangguan kesehatan yang paling banyak ditakuti oleh para wanita.gangguan kesehatan yang satu ini dapat dikelompokan sebagai tumor jinak dan terdiri dari berbagai jaringan otot. Ditemukan pada sisi bawah rahim, miom juga dikenal dengan istilah fibroid rahim. Penyakit ini ditemukan dalam bentuk benjolan yang dapat tumbuh lebih dari satu dengan ukuran mulai dari 1 mm hingga 20 cm. Miom sebenarnya bukanlah kondisi yang berbahaya, namun jika dibiarkan terus menerus juga dapat menyebabkan terjadinya komplkasi. Apa saja komplikasi mioma uteri ini? Simak dalam ulasan berikut.

Sebelum membahas ragam komplikasi mioma uteri, penting bagi Anda untuk mengetahui bahwa miomdibagi menjadi beberapa jenis yang di antaranya adalah :

  • Miom subserosa yang tumbuh pada luar jaringan serviks.
  • Miom intramural yang ditemukan di dalam rahim
  • Miom submukosa yang ditemukan pada lapisan dalam rahim hingga mempengaruhi siklus datang bulan.
  • Miom pedunculated yang merupakan jenis miom dengan penghubung seperti tongkat kecil dari sisi dalam ke luar.

Penyakit miom lebih sering ditemukan pada wanita di usia produktif,yakni antara 16-50 tahun. Bahkan, sebagian besar wanita di dunia pernah mengalami mioma uteri. Dengan begitu, sudah sepantasnya Anda yang notabene merupakan seorang wanita harus lebih waspada dan mengetahui lebih dalam mengenai seluk beluk tentang penyakit ini.

Berbagai Gejala Mioma Uteri yang Perlu Diketahui

Sayangnya, penyakit miom sering kali tidak menimbulkan gejala apapun pada pengidapnya. Bahkan, hanya sebagian kecil wanita saja yang menunjukkan adanya gejala penyakit ini. Berikut ini beberapa gejala miom yang perlu Anda ketahui sebagai suatu upaya untuk menekan resiko terjadinya penyakit tersebut di masa akan datang.

  1. Periode menstruasi yang sangat panjang dan juga berat
  2. Muncul rasa nyeri pada sisi belakang kaki
  3. Munculnya rasa nyeri pada area sekitar panggul
  4. Nyeri ketika melakukan hubungan intim dengan pasangan
  5. Meningkatnya frekuensi buang air kecil akibat terjadinya penekanan pada bagian kandung kemih
  6. Perut terasa kembung ataupun sembelit
  7. Perut yang membesar

Itulah beberapa gejala yang da[at dialami oleh wanita yang mengalami penyakit miom. Jika Anda mengalami permasalahan tersebut dan merasa terganggu, maka sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut dan terhindari dari komplikasi mioma uteri. Pasalnya, jika dibiarkan begitu saja kondisi ini dapat berpotensi menjadi penyebab terjadinya gangguan kesehatan lain seperti kanker.

Mengenal Penyebab Penyakit Mioma Uteri

Munculnya suatu penyakit pastinya diikuti oleh penyebab tertentu, seperti halnya penyakit miom ini. Untuk menekan tingginya jumlah penderita miom di dunia, pastikan Anda mengetahui berbagai penyebab dari penyakit ini.

Lebih lanjut, berikut ini adalah beberapa penyebab miom yang perlu Anda ketahui :

  1. Kondisi tubuh yang terlalu gemuk atau obesitas ternyata juga menjadi penyebab terjadinya penyakit miom pada seorang wanita. Dengan begitu, Anda harus selalu berusaha menjaga berat badan agar tetap seimbang.
  2. Faktor genetik atau turunan juga menjadi salah satu penyebab seseorang wainta mengalami miom. Jika dalam satu keluarga ada yang pernah memiliki riwayat miom, maka kemungkinan besar akan menurunkan gangguan kesehatan tersebut pada keturuannya.
  3. Kelainan pada menstruasi, di mana menstruasi terjadi terlalu dini. Kondisi semacam ini tentunya harus diwaspadai, karena potensi terjadinya miom bisa dibilang cukup besar.

Untuk diketahui, gejala penyakit miom sering kali muncul tanpa disadari dan kebanyakan

Komplilasi Mioma Uteri

Meski terbilang jarang terjadi, namun berikut adalah komplikasi mioma uteri yang dapat terjadi, yaitu :

  • Kemandulan

Apabila miom tumbuh dengan ukuran yang cukup besar, maka dapat berpotensi menyebabkan kemandulan atau infertilitas pada wanita. Hal ini disebabkan karena miom menghalangi sel telur yang telah dibuahi untuk menempel pada dinding rahim. Selain itu, miom yang besar juga dapat menghalangi sel sperma untuk mencapai sel telur.

  • Gangguan saat hamil

Selain kemandulan, miom berukuran besar juga dapat mengganggu perkembangan janin dan menyulitkan proses persalinan. Selain itu, miom juga dapat menyebabkan janin rentan mengalami kelahiran prematur.

  • Anemia

Dalam beberapa kasus, miom juga dapat menyebabkan terjadinya pendarahan yang menyebabkan penderitanya mengalami kekurangan darah atau anemia.

Solusi permasalahan atas penyakit mioma uteri

Jika sudah divonis menderita miom, maka berikut ini adalah beberapa penanganan yang dapat dilakukan :

  1. Menggunakan obat-obatan yang mengandung ibuprofen untuk membantu meredakan nyeri
  2. Konsumsian pil KB.
  3. Beberapa obat jenis SERM, GnRH agonis dan asam traneksamat.
  4. Penggunaan IUD.
  5. Tindakan yang melibatkan sayatan seperti histerektomi, miomektomi, yang mana kerap ditawarkan pada penderita penyakit miom sebagai solusi.

Jika tidak ingin melibatkan penggunaan bahan kimia dalam pengobatan miom dan pencegahan komplikasi mioma uteri, maka sudah saatnya Anda mencoba alternative lain dengan mengkonsumsi produk Ling Shen Yao. Ling Shen Yao adalah produk herbal yang terbuat dari bahan alami berkhasiat, seperti panax ginseng radix, liguisticum walichii, ganoderma lucidum dan bahan lain yang sifatnya karsinogeneik. Dengan mengonsumsi Ling Shen Yao, secara perlahan Anda akan terhindar dari penyakit miom.

Anda juga tidak perlu khawatir soal keamanan produk ini. Pasalnya, Ling Shen Yao sudah mendapatkan sertifikat halal dari BPOM sekaligus telah melalui berbagai uji klinis seperti uji toksisistas akut, uji sel kanker payudara, uji kanker ovarium dan uji immunostimulant. Dengan serangkaian pengujian tersebut, maka Ling Shen Yao dinobatkan sebagai obat herbal yang ampuh dalam mengatasi penyakit miom tanpa operasi dan tanpa menyebabkan efek samping.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *