Ling Shen Yao

Pentingnya Pencegahan Endometriosis bagi Setiap Wanita

Bagi wanita, penting untuk melakukan pencegahan endometriosis sejak dini. Apa itu Endometriosis? Endometriosis adalah kondisi di mana jaringan yang membentuk lapisan dala m dinding rahim (jaringan endometrium) tumbuh di luar rahim. Jaringan ini dapat tumbuh di indung telur (ovarium), saluran telur (tuba falopi), vagina, atau rektum, yakni bagian akhir usus  yang terhubung ke anus.

Umumnya, sebelum menstruasi endometrium akan menebal sebagai tempat untk menempelnya sel telur yang sudah dibuahi. Sementara itu, jika tidak dalam kondisi hamil endometrium tersebut akan luruh dari tubuh dan keluar sebagai darah menstruasi.

Dalam kasus endometriosis, jaringan endometrium di luar rahim juga ikut menebal, namun tidak dapat luruh dan keluar dari tubuh. Kondisi inilah yang dapat menimbulkan gejala, seperti nyeri bahkan hingga menyebabkan kemandulan pada wanita.

Penyebab Endometriosis

Tanpa mengabaikan pencegahan endometriosis, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya penyakit endometriosis pada wanita. Jika Anda mengalami beberapa penyebab penyakit endometriosis berikut, maka angan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Berikut ini adalah beberapa penyebab penyakit endometriosis :

1. Faktor keturunan

Jika Anda memiliki anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit endometriosis, maka kemungkinan untuk mengalami endometriosis pun lebih tinggi. Oleh sebab itu, endometriosis berhubungan dengan faktor keturunan.

2. Menstruasi retrograde

Menstruasi retrograde adalah kondisi di mana darah menstruasi yang mengandung sel endometrium mengalir kembali ke tuba falopi dan masuk ke rongga panggul, dan bukan di luar tubuh. Dalam kondisi ini, sel endometrium menempel pada dinding pelvis dan permukaan organ pelvis, sehingga mereka tumuh, terus menebal, dan berdarah sepanjang siklus menstruasi.

3. Lingkungan

Seringnya terpapar racun dan radiasi berbahaya juga merupakan salah satu faktor penyebab berkembangnya penyakit endometriosis. Pasalnya, zat kimia beracun, seperti phtalates dapat mempengaruhi respon sistem kekebalan tubuh dan hormon reproduksi.

4. Pengedaran sel endometrium

Pengedaran sel endometrium juga dapat menyebabkan terjadinya endometriosis. Hal ini terjadi akibat sistem pembuluh darah atau limfatik dapat mengankut sel endometrium ke bagian tubuh lainnya.

5. Bekas luka bedah

Sel endometrium juga dapat menempel pada sayatan bedah setelah melakukan prosedur bedah atau operasi.hal ini umumnya terjadi setelah operasi histerektomi atau operasi Caesar saat persalinan.

Gejala Endometriosis

Seperti yang telah Anda ketahui, bahwa endometriosis merupakan kondisi abnormal yang menyebabkan penebalan jaringan dinding rahim yang disebut dengan endometrium.umumnya, jaringan dinding rahim menebal hanya jika masa ovulasi untuk mempersiapkan calon janin menempel di rahim apabila terjadi pembuahan.

Sementara itu, apabila tidak terjadi pembuahan, maka dinding rahim akan menebal kemudian meluruh menjadi darah yang dikenal dengan darah menstruasi. Penebalan yang terjadi pada orang dengan penyakit endometriosis  akan mengiritasi jaringan di sekitarnya, sehingga pada akhirnya menimbulkan berbagai penyakit, seperti peradangan, jaringan parut, dan kista. Kondisi ini pada akhirnya juga dapat menunjukan beberapa gejala lain, di antaranya adalah :

  • Nyeri di perut bagian bawah panggul.
  • Volume darah yang berlebihan saat menstruasi.
  • Nyeri saat buang air kecil atau air besar.

Dalam kondisi yang lebih serius, endometriosis juga dapat menghambat kehamilan dan bahkan menyebabkan kemandulan pada wanita.

Pencegahan Endometriosis

Pada dasarnya, cara mencegah penyakit endometriosis dapat dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat ini di antaranya seperti memperhatikan asupan makanan, olahraga teratur, dan menghindari stres.

1. Menjaga asupan makanan

Sebagai wanita, tentunya Anda harus menerapkan pola makan sehat agar terhindar dari berbagai penyakit, salah satunya endometriosis. Dalam hal ini, asupan makanan yang tepat dapat membantu mengatasi peradangan dan rasa nyeriyang timbul akibat penyakit endometriosis.

Untuk mencegah dan membantu penyembuhan endometriosis, dianjrkan untuk perbanyak mengonsumsi sayur dan buah yang mengandung berbagai macamvitamin dan antioksidan, seperti vitamin A, vitamin D, dan beta-karoten. Selain sayur dan buah, pilih menu makan dengan kandungan omega 3 tinggi, seperti ikan salmon, ikan sarden, ikan tuna, atau telur.

2. Olahraga teratur

Olahraga teratur juga pelru diterapkan sebagai gaya hidup sehat pencegah endometriosis. Pasalnya, olahraga teratur juga dapat mengurangu nyeri menstruasi akibat penyakit endometriosis. Selain itu, olahraga teratur pada penderita endometriosis bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah ke organ tubuh, menjaga nutrisi serta aliran oksigen ke sistem dalam tubuh, memicu hormon endorfin dalam otak, serta mengurangi stres. Wanita yang rajin berolahraga juga memiliki risiko lebih kecil mengalami endometriosis dibangdingkan mereka yang jarang berolahraga.

3. Menghindari stres

Mengelola stres merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan untuk mencegah dan mengatasi endometriosis. Dala hal ini, Anda dapat melakukan relaksasi otot, dan gerakan-gerakan yoga.

Gejala endometriosis  dapat semakin parah dan buruk bila Anda mengalami stres. Kondisi ini tentunya tidak dapat dibiarkan begitu saja. Untuk mengatasinya, Anda dapat mengonsumsi obat herbal Ling Shen Yao yang sudah terbukti dapat mengatasi endometriosis secara alami, aman, dan efektif. Obat herbal Ling Shen Yao sendiri terbuat dari 100% ekstrak tumbuhan alami berkualitas yang dapat membantu penyembuhan endometriosis tanpa adanya efek samping.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *