Lingshenyao.id – Siapa pun tentu tak pernah membayangkan apalagi berharap untuk mengidap tumor atau kanker. Hingga kini, dua jenis penyakit ini masih menjadi mimpi buruk terbesar bagi masyarakat. Pun demikian dengan Anto. Tidak hanya satu, pria ini bahkan divonis tumor otak dan kanker usus sekaligus.

Awal Mula Diagnosis Tumor Otak dan Kanker Usus

Di akhir tahun 1999, Anto tiba-tiba merasakan sakit yang luar biasa di kepala bagian belakangnya. Awalnya, dia hanya menganggap bahwa rasa sakit tersebut  tidak lebih dari sekadar sakit kepala biasa. Dia pun tidak terlalu mengambil pusing dengan asumsi bahwa sakit kepala tersebut akan hilang dengan sendirinya.

Namun, sakit kepala tersebut tidak kunjung hilang. Semakin hari justru terasa semakin berat sehingga membuatnya tidak bisa berjalan dengan normal. Saat berjalan, dia selalu sempoyongan dan beberapa kali nyaris jatuh. Mengetahui bahwa ada yang tidak beres, maka dia pun memeriksakannya ke salah satu rumah sakit di Tanjung Pinang. Di bawah konsulan dokter saraf, CT-Scan yang dilakukan menunjukkan adanya benjolan yang cukup besar di bagian otak kecil sebalah kanan.

Anto pun tak ingin mengambil risiko lebih besar. Dia segera melakukan pengobatan di Rumah Sakit Mount Elizabeth di Singapura. Kondisinya sendiri saat itu sudah cukup parah. Tidak hanya sakit kepala berkepanjangan dan pandangan yang selalu berkunang-kunang, tubuh sisi kanannya pun mulai melemah dari pangkal lengan hingga kaki. Dia pun sempat berpikir mengalami stroke karena kelumpuhan parsial tersebut.

Perawatan yang dilakukan memakan waktu selama sekitar 2 minggu. Setelah kembali ke Tanjung Pinang, dia tetap rutin melakukan kontrol di Singapura. Kondisinya membaik, tetapi tidak berlangsung lama. Akhir 2004, kondisinya tiba-tiba menjadi lemah dari biasanya.

Setelah perut yang tiba-tiba terasa mulas dan gangguan pencernaan lain yang tidak dapat ditangani oleh dokter setempat, dia pun kembali ke Mount Elizabeth untuk melakukan pemeriksaan detail. Pada saat inilah Anto mengetahui bahwa dia memiliki tumor otak dan kanker usus.

Tidak main-main, hasil endoskopi memperlihatkan bahwa jenis kanker usus yang dierita Anto termasuk golongan yang ganas. Hal ini semakin diperkuat dengan hasil pemeriksaan sampel laboratorium yang dikirim ke Amerika Serikat yang menunjukkan diagnosis serupa. Kenyataannya, dalam hitungan minggu saja, muncul benjolan baru di usus yang tidak kalah ganas.

Tim medis Anto di Singapura pun tidak main-main, yakni delapan dokter ahli. Melihat situasi yang seperti itu, Anto pun sangat dianjurkan untuk melakukan operasi.

Menghindari Berbagai Risiko Operasi

Dengan serangkaian histori pengobatan medis yang dilakukan, Anto bukannya tidak percaya dengan tindakan medis yang sangat logis. Namun, bayangan naik ke meja operasi yang membutuhkan proses rumit termasuk pembuatan kantung tinja yang menembung dinding usus membuatnya jadi ngeri.

Baca Juga : Obat Tumor Payudara

Memiliki dua penyakit mematikan dalam tubuhnya, tumor otak dan kanker usus, tidak lantas menyurutkan usaha Anto untuk kembali hidup normal. Di tengah kondisinya sendiri yang melemah, dia tetap mencari dan mencoba berbagai obat-obatan. Namun, dari sekian banyak obat yang sudah dicobanya, tidak ada yang benar-benar membuahkan hasil—justru semakin memperparah keadaannya.

Pengobatan Tumor Otak dan Pengobatan Kanker Usus dengan Memilih Alternatif Herbal

Sampai kemudian, Anto mendapatkan informasi mengenai Ling Shen Yao, obat herbal yang terbukti mampu membantu mengatasi berbagai penyakit kronis. Tidak hanya untuk  pengobatan tumor otak dan pengobatan kanker usus, obat herbal dalam bentuk tablet maupun serbuk ini berhasil membantu banyak penderita kista, kanker, maupun komplikasi lain yang ditimbulkan.

Hanya dalam dua minggu pertama mengonsumsi Ling Shen Yao, Anto terkejut dengan hasil yang didapatnya. Perubahan yang dirasakannya cukup drastis. Kondisi fisiknya yang semula sudah begitu lemah dan mudah lelah menjadi kuat dan segar. Dia pun seperti mendapat suntikan semangat baru dari dalam.

Tentu, dia mengalami pula kemajuan dari ususnya. Anto merasakan ususnya jadi lebih kencang dibandingkan sebelumnya. Dia pun semakin intensif mengonsumsi obat herbal ini.

Tiga bulan kemudian, melihat perubahan progresif pada tubuhnya, Anto memutuskan untuk melakukan check up di Mount Elizabeth Singapura. Dokter yang memeriksanya heran luar biasa. Benjolan-benjolan pada ususnya mulai mengecil. Hal ini tentu mengejutkan mengingat jenis kanker yang dideritanya termasuk golongan ganas.

Baca Juga : Obat Kista Ling Shen Yao

Tak lantas puas, sebulan kemudian Anto kembali datang ke rumah sakit yang sama. Hasilnya, dokter pun kembali dibuat bingung. Semua benjolan di ususnya hilang, lenyap tak berbekas. Ususnya pun dinyatakan bersih. Puncaknya, enam bulan selanjutnya, saat Anto kembali melakukan check up, hasilnya masih sama: ususnya bersih dari benjolan kanker.

Kini, Anto tak lagi harus berjuang melawan tumor otak dan kanker usus yang sempat mengancam nyawanya. Tidak ada lagi benjolan di usus maupun bagian tubuhnya yang lain. Hingga kini, dia pun masih rutin melakukan pemeriksaan dokter.

Info dan pemesanan silahkan kontak kami di

0812-1003-6550

Atau kunjungi marketplace kami di bukalapak