Lingshenyao.id – Tumor KGB alias kelenjar getah bening boleh jadi tidak semengerikan tumor payudara maupun tumor pada serviks yang menjadi penyebab utama kematian pada wanita. Walau begitu, pembengkakan pada kelenjar getah bening oleh sel-sel tumor yang tidak segera ditangani dan berkembang menjadi kanker memberikan risiko kematian yang sama besarnya apabila tidak segera dilakukan pengobatan kelenjar getah bening.

Penyakit ini sebenarnya tidak hanya menyerang pada kaum hawa. Baik laki-laki maupun perempuan dari berbagai kalangan usia bisa saja terjangkit gangguan kesehatan yang satu ini.

Kelenjar Getah Bening Ada di Berbagai Bagian Tubuh

Salah satu gejala kanker maupun tumor Kelenjar Getah Bening yang paling utama adalah terjadinya pembengkakan pada kelenjar getah bening di bagian leher. Namun yang masih belum banyak diketahui, kelenjar getah bening sesungguhnya ada di berbagai bagian tubuh.

Kelenjar getah bening memiliki fungsi utama sebagai penyaring cairan getah bening dari organ terdekat. Adapun kelenjar getah bening sendiri terbentuk dari cairan dan zat sisa jaringan tubuh. Kelenjar ini mempunyai kandung leukosit yang tak lain adalah sel imun untuk membantu tubuh bila terdapat patogen yang masuk dan menyebabkan infeksi.

Dengan begitu, keberadaan kelenjar yang seukuran kepala peniti atau sebesar buah zaitun ini ada di berbagai area tubuh. Total, ada ratusan kelenjar getah bening yang membentuk sebuah kumpulan di sekitar leher, ketiak, paha bagian dalam, usus, dan antara paru-paru. Artinya, benjolan yang mengindikasikan adanya kelainan pada kelenjar ini pun tidak terbatas pada bagian leher semata.

Gejala Tumor Kelenjar Getah Bening

Pada tahap awal, tanda-tanda tumor Kelenjar Getah Bening adalah terjadinya pembengkakan di sekitar leher, ketiak, pangkal paha, dan bawah dagu. Benjolan yang dihasilkan awalnya tidak terlalu sakit sehingga banyak orang yang mengabaikannya.

Ini pula yang dialami oleh Alan, wanita yang kemudian divonis dokter positif mengidap tumor Kelenjar Getah Bening setelah melahirkan anak ketiganya. Awalnya ketika mandi, dia menemukan benjolan di pangkal leher kanannya. Tidak terlalu besar, hanya sebesar kacang tanah dan tidak menimbulkan rasa sakit. Maka dari itu, dia pun mengabaikan pembengkakan tersebut.

Namun, enam bulan kemudian, benjolan tersebut telah menjadi sebesar bola bekel. Rasa nyeri pun muncul dan mulai mengganggu aktivitasnya. Segera, dia pun memeriksakannya ke dokter dan mendapati kenyataan bahwa dia mengidap tumor yang tumbuh di kelenjar getah beningnya.

Operasi Sebagai Satu-Satunya Alternatif

Operasi adalah tindakan yang disarankan dokter guna mengangkat sel-sel tumor Kelenjar Getah Bening dan meminimalkan risiko semakin berkembangnya kondisi buruk yang diakibatkan. Namun, rencana pembedahan terpaksa ditunda lantaran Alan takut menjalani operasi.

Situasi ini pun memberi kesempatan bagi sel-sel tumor untuk berkembang dengan lebih banyak dan cepat. Hanya dalam jangka sebulan setelah pengajuan usulan operasi, dua benjolan lain tumbuh di samping benjolan pertama. Rasa sakitnya pun semakin menjadi-jadi, dari yang awalnya hanya berdenyut menjadi terus berkepanjangan. Alan menjadi susah untuk menoleh. Bahkan bila ia berjalan agak cepat atau setengah berlari saja, rasa sakitnya menjalar di sekitar leher, kepala, sampai pangkal lengan kanan.

Baca Juga : Ling Shen Yao: Sembuhkan Penyakitku Menyeluruh (Kisah Pengobatan Tumor Otak)

Penderitaan Alan pun dimulai di sini. Stres akibat penyakit tersebut tidak hanya menyerang dirinya sendiri, tetapi juga ibu mertuanya. Bayangan soal ancaman nyawa pun semakin menjadi-jadi di benaknya. Bila tak segera ditangani, sel-sel ini bisa menjadi lebih ganas, menyebabkan kanker, dan siap merenggut nyawa sebelum menyiksa penderitanya terlebih dahulu.

Solusi Pengobatan Kelenjar Getah Bening Herbal

Bukan Alan yang telah menemukan pengobatan kelenjar getah bening dengan Ling Shen Yao, melainkan ibu mertuanya. Wanita tersebut mendapatkan informasi khasiat obat herbal ini persis di saat menantunya tengah berada di puncak siksaan atas penyakit yang diidapnya.

Alan pun tak terlalu ambil pusing. Melihat keberhasilan berbagai penyakit lain yang tak kalah berat setelah mengonsumsi serbuk Ling Shen Yao membuatnya lebih mantap untuk mencoba. Dibandingkan naik ke meja operasi, dia lebih memilih untuk mengonsumsi obat sepahit apa pun rasanya.

Khasiat yang ditimbulkan tidak langsung terasa pada awal konsumsi. Tidak ada perubahan yang signifikan dan dapat diamati sampai kemudian sekitar sebulan setengahnya. Rasa sakit mulai berkurang sedikit demi sedikit dan membuatnya jadi lebih tenang. Paling tidak, Alan juga sudah bisa untuk tidur nyenyak dan kembali memiliki nafsu makan.

Baca Juga : Obat Kista Ling Shen Yao

Perubahan baik pun terus bermunculan selama dia mengonsumsi serbuk herbal dari tanaman obat-obatan ini. Stamina Alan yang sempat turun kembali berangsur pulih. Tentu, benjolan pada bagian lehernya pun kian mengecil hingga kemudian hilang seluruhnya empat bulan kemudian. Tidak ada lagi rasa sakit yang selama sekian lama menerornya.

Kini, Alan pun bebas dari tumor Kelenjar Getah Bening tanpa operasi sekali pun dan dapat kembali melakukan aktivitasnya sehari-hari. Perubahan ini disambut baik oleh dirinya sendiri maupun keluarga besar, terutama ibu mertuanya. Alan tidak lagi harus menekan sakit dan stres berkepanjangan akibat benjolan di sekitar lehernya yang dulu mengganggunya hingga berbulan-bulan.

Info dan pemesanan silahkan kontak kami di

0812-1003-6550

Atau kunjungi marketplace kami di bukalapak