Lingshenyao.id – Kanker rahim tergolong sebagai salah satu penyakit mematikan yang paling sering menyerang kaum perempuan di negeri ini. Bahkan, menurut data yang dirilis oleh GLOBOCAN, Indonesia tercatat sebagai negara urutan keempat di Asia untuk kategori jumlah penderita terbanyak.

Jenis kanker yang menyerang organ reproduksi wanita ini terbilang sangat menakutkan. Tidak saja karena bisa berujung kematian, tetapi juga karena bisa memutus harapan para perempuan untuk bisa memiliki anak. Apalagi, penyebab kanker serviks ini juga belum diketahui secara pasti sehingga upaya pencegahan juga tidak bisa dilakukan secara maksimal.

Menderita Kanker Rahim Stadium Lanjut

Umumnya, para penderita baru menyadari kehadiran penyakit ini ketika mereka telah berada di stadium awal, stadium lanjut, atau bahkan stadium akhir (4). Seperti yang dialami oleh Kokom, perempuan asal Bandung yang divonis dokter menderita kanker rahim stadium lanjut dan pengalaman pengobatan kanker rahim nya.

Kokom baru memeriksakan diri ke dokter kandungan ketika dirinya mengalami rasa sakit yang luar biasa saat menstruasi. Rasa sakitnya bahkan jauh melebihi dari yang dia rasakan ketika proses melahirkan anak pertamanya. Mulai dari perut yang terasa mulas dan melilit, pinggang serasa akan patah, hingga punggung dan kepala yang juga berdenyut dan sakit. Sebelumnya, dia juga pernah memeriksakan diri ke bidan terdekat, namun diagnosanya hanya sebatas efek dari pemakaian KB IUD dan tidak mengarah sama sekali pada gejala kanker serviks.

Memeriksakan Diri Ke Dokter Kandungan

Karena terasa kurang meyakinkan, ditambah rasa sakit yang semakin parah, Kokom pun memutuskan untuk ke dokter kandungan. Di sanalah dia menjalani serangkaian tahapan pemeriksaan, mulai dari USG hingga papsmear. Hasilnya, terlihat ada benjolan seukuran jempol kaki yang tengah bersarang di rahimnya. Sang dokter pun mengambil sampel jaringan tersebut untuk diperiksa di laboratorium, dan hasilnya Kokom divonis menderita kanker rahim stadium lanjut.

Agar lebih meyakinkan, Kokom dan suami juga sempat berkunjung ke rumah sakit lain guna memperoleh second opinion. Sayangnya, hasil pemeriksaan dan papsmear yang kedua kalinya ini juga tak jauh berbeda, yakni Kokom mengidap kanker serviks (kanker rahim). Kedua dokter pun mengharuskan cara pengobatan yang sama, yakni operasi.

Operasi Pengangakatan Rahim

Dalam ilmu medis, cara pengobatan kanker rahim yang umum dilakukan di antaranya adalah histerektomi atau operasi pengangkatan rahim, kemoterapi, radioterapi, dan terapi hormon. Cara-cara tersebut tentu memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Operasi pengangkatan rahim dianggap sebagai cara pengobatan yang mampu menyembuhkan penderita stadium awal. Hanya saja, cara ini akan membuat mereka kehilangan kesempatan untuk bisa hamil dan memiliki anak.

Karena alasan itu pulalah, Kokom dan suami memutuskan menolak saran dokter untuk menjalani operasi dan lebih memilih mencari alternatif lain. Hingga di suatu ketika, mereka berkesempatan untuk mengenal ramuan herbal dari negeri Cina, Ling Shen Yao. Menurut testimoni yang beredar, obat herbal yang tersedia dalam bentuk serbuk dan tablet ini telah terbukti ampuh mengobati penyakit kanker, termasuk kanker rahim.

Efek Pengobatan Kanker Rahim dengan Ling Shen Yao

Setelah mengonsumsi rebusan serbuk herbal ini, Kokom langsung bisa merasakan berbagai perubahan dalam tubuhnya. Pendarahan yang dulunya selalu mengiringi masa menstruasi perlahan mulai berhenti. Rasa sakit yang biasa menderanya juga tidak terasa lagi. Padahal sebelumnya, pendarahan hebat sempat dia alami bahkan selama hampir lima bulan berturut-turut. Rasa sakit yang dideritanya juga terbilang sangat luar biasa, karena tidak hanya di area rahim tetapi juga menjalar ke area lain seperti pinggang, punggung, dada, dan kepala.
Tak hanya itu, dirinya juga merasakan sesak napas dan sakit kepala berkepanjangan yang membuatnya tidak bisa beraktivitas selama kurang lebih setengah tahun. Tak ayal, rasa putus asa karena penyakit kanker rahim ini pun sempat menghampirinya.

Kini, setelah mengonsumsi serbuk Ling Shen Yao, harapan untuk sembuh kembali hadir. Tepat sebulan kemudian, pendarahan benar-benar berhenti dan rasa sakit juga tidak lagi dirasakan Kokom. Begitu pun dengan siklus menstruasi yang mulai lancar, teratur, dan tidak berlebihan. Sejak saat itulah, Kokom kembali bisa melanjutkan kehidupan dengan kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Baca juga : Pengalaman Sembuh dari Kanker Usus & Paru Berkat Serbuk Ling Shen Yao (Obat Herbal)

Sembuh dari Kanker Rahim

Guna memastikan kesembuhan sekaligus untuk memeriksakan kesehatan diri sebelum berangkat haji di tahun 2004, Kokom kembali mendatangi dokter kandungan yang dulu pernah menanganinya. Setelah di-USG, hasilnya sungguh sangat mengejutkan karena rahimnya telah bersih dan tidak ada lagi benjolan di dalamnya. Dalam artian, Kokom dinyatakan bersih dan sembuh dari kanker rahim stadium lanjut tanpa harus menjalani histerektomi atau operasi pengangkatan rahim.

Terkait gejala kanker serviks, diakui Kokom bahwa sejak usia belasan tahun dirinya memang telah mengalami gangguan haid. Gangguan tersebut semakin terasa dan berat di tahun 2001 hingga dirinya divonis menderita kanker rahim. Syukurlah Tuhan mempertemukannya dengan Ling Shen Yao, sehingga di tahun 2004 dirinya bisa terbebas dari derita kanker serviks tanpa operasi.

Info dan pemesanan silahkan kontak kami di

0812-1003-6550

Atau kunjungi marketplace kami di bukalapak