LING SHEN YAO, obat diabetes alami dari tumbuhan yang paling ampuh TANPA OPERASI terbuat dari tanaman daun herbal berkhasiat & tersedia di apotik ONLINE.

Lingshenyao.id – Tahukah Anda, penderita penyakit diabetes melitus (DM) di Indonesia sangat tinggi. Menurut data Federasi Diabetes Internasional (IDF) Atlas 2017, Indonesia menempati peringkat ke-8 sebagai negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak dunia. Secara total, penderita penyakit ini di tanah air mencapai angka 10,3 juta jiwa. Angka ini diperkirakan bakal terus mengalami peningkatan, hingga 16,7 juta penderita pada tahun 2045.

WHO mencatat, angka kematian yang terjadi pada pasien penyakit DM adalah sangat tinggi. Secara total, ada sebanyak 3,7 kasus kematian pasien diabetes terjadi di seluruh dunia setiap tahunnya. Hal ini bisa diketahui karena kematian para pasien itu berkaitan erat dengan kandungan gula darah tinggi pada tubuh mereka.

Penyebab Tingkat Kematian Tinggi Pada Pasien Diabetes

Dampak yang harus dihadapi oleh pasien DM adalah sangat bervariasi, mulai dari kecacatan seumur hidup hingga kematian. Komplikasi menjadi faktor yang membuat penyakit diabetes begitu menakutkan. Apalagi, komplikasi akibat penyakit ini begitu banyak, termasuk di antaranya adalah jantung, stroke, amputasi, disfungsi ereksi, gangguan saraf, dan lain-lain.

Dari sekian banyak jenis komplikasi, penderita diabetes harus secara khusus mewaspadai penyakit kardiovaskular, termasuk di dalamnya adalah jantung dan stroke. Dua penyakit komplikasi ini menjadi pemicu kematian terbesar pada penderita DM, mencapai angka 80%. Apalagi, risiko kematian yang disebabkan penyakit jantung pada pasien DM lebih tinggi 2 kali lipat dibandingkan mereka yang bukan pasien DM.

Diabetes Bisa Menyerang Siapa Saja

Penyakit diabetes juga bisa menimpa siapa saja. Meski bukan termasuk sebagai penyakit menular, Anda harus tetap mewaspadai keberadaan penyakit ini. Ada 7 kategori orang yang secara khusus memiliki risiko tinggi terkena DM, yaitu:

  1. Riwayat keluarga

Riwayat keluarga menjadi salah satu faktor yang bisa membuat Anda mengidap penyakit diabetes, baik tipe 1 ataupun tipe 2.

  1. Kurang gerak

Kurang berolahraga juga menjadi pemicu meningkatnya risiko penyakit diabetes. Olahraga membuat otot menjadi lebih sehat dan menjalankan fungsinya dalam menyerap gula dan lemak dengan baik.

  1. Kelebihan berat badan

Tubuh gemuk menjadi salah satu akibat dari pola hidup tak sehat, kurang olahraga, dan makan makanan yang tak teratur. Risiko kematian pada penderita penyakit gula yang bertubuh gemuk, lebih tinggi dibandingkan pasien DM yang bertubuh kurus.

  1. Riwayat diabetes gestasional

Diabetets gestasional yang menimpa ibu hamil juga bisa menjadi pemicu meningkatnya risiko penyakit gula. Jadi, perhatikan pola makan ketika hamil.

  1. Tekanan darah tinggi

Penderita penyakit tekanan darah tinggi juga memiliki risiko tinggi terkena penyakit gula. Bahkan, bisa jadi kedua penyakit ini muncul dalam waktu bersamaan.

  1. Kebiasaan makan makanan tak sehat

Pola makan tak sehat menjadi penyebab diabetes berikutnya. Pola makan tak terkontrol, bisa berakibat pada peningkatan glukosa dalam darah yang terlalu banyak.

  1. Berusia lebih dari 45 tahun

Ketika Anda berusia 45 tahun, risiko terkena diabetes juga harus diperhatikan. Hal ini berdasarkan penelitian di Indonesia yang mengungkap bahwa 1 dari 5 pasien DM berusia antara 40-59 tahun.

Cara Julianti Terbebas dari Gula darah Tinggi Akibat Diabetes

Risiko tinggi penyakit diabetes seperti yang telah diungkapkan, tidak seharusnya membuat Anda takut. Anda bisa melakukan langkah pencegahan sejak dini. Lalu, bagaimana kalau Anda saat ini sudah terkena penyakit DM? Kalau dalam kondisi seperti it, Anda juga tak perlu khawatir. Alih-alih takut, Anda bisa mencoba pengalaman ibu Julianti (75 tahun) yang akhirnya terbebas dari penyakit ini.

Julianti dalam sepanjang hidupnya, tak pernah mendapatkan penyakit serius. Namun, memasuki usia lanjut, secara tiba-tiba dokter mengatakan kalau dirinya mengidap diabetas. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, gula darah dalam tubuhnya mencapai angka yang sangat tinggi, mencapai 485. Namun, dengan metode pengobatan herbal dari Ling Shen Yao, gula darah Julianti kini turun drastis ke angka 130.

Julianti mengatakan kalau dirinya merupakan orang yang tak terbiasa dalam melakukan pengecekan kesehatan secara rutin. Hal ini dilandaskan pada kondisi kesehatannya terdahulu yang tak pernah mengalami penyakit serius. Namun, ketika liburan ke Eropa pada 2008, Julianti mendapati adanya rasa gatal yang tak hilang-hilang. Bahkan, karena rasa gatal itu, momen liburan tersebut dihabiskannya hanya dengan aktivitas tidur di hotel.

Baca Juga : Bebas dari Siksaan Endometriosis Secara Alami Setelah Minum (Ling Shen Yao)

Pada momen liburan itu pula, Julianti merasa ada yang salah dengan tubuhnya. Dia merasa gatal yang ada di bagian lingkar pinggang sampai ke paha dan betis itu bukanlah penyakit biasa. Apalagi, dia merasa cepat haus, lapar, dan sekaligus terjadi penurunan kondisi fisik. Akhirnya, sepulang dari liburan, dia melakukan pengecekan di Bandung. Hasilnya, gula darah dalam tubuhnya tinggi yang merupakan bukti ada penyakit diabetes dalam tubuhnya. Tak percaya, dia pun melakukan pemeriksaan di laboratorium lain, tapi hasilnya tetap.

Obat Herbal Diabetes

Hal yang tak disangka, anak Julianti memilih memberikan obat diabetes herbal berbentuk tablet Ling Shen Yao kepada Julianti. Hasilnya efektif, 3 bulan pertama mengonsumsi obat dengan dosis 8×4, gula darahnya turn ke angka 300. Rasa kantuk dan sering buang air kecil juga mulai berkurang. Tiga bulan berikutnya, dosis obat herbal Ling Shen Yao yang dikonsumsinya turun, menjadi 8×3. Bulan Maret 2009, gula darahnya kembali mengalami penurunan menjadi 250.

Merasakan manfaat yang begitu besar, Julianti pun melanjutkan konsumsi obat herbal ini dengan tujuan agar bisa sembuh dari diabetes. Konsumsi obat dilakukannya secara rutin sesuai dengan petunjuk. Pada pertengahan Agustus 2010, Julianti merasa kalau tubuhnya sudah normal. Hal yang sangat mengejutkannya, gula dara konstan di angka 130. “Cuma yang jelas, saya kini benar-benar sehat”, ujar Julianti.

Konsultasi di Whatsapp

 Order Via Shopee

 Order Via Tokopedia