Ling Shen Yao

Mengenal Penyakit Kista Ateroma

Muncul benjolan di tubuh? Bisa jadi Anda mengalami penyakit kista ateroma. Kista ateroma adalah kantung tertutup atau benjolan berisi minyak (sebum), serta butiran kecil keratin yang terletak di balik permukaan kulit. Kondisi ini sering kali muncul pada bagian wajah, leher, tengkuk, kulit kepala, dan tubuh.

Kista ateroma terjadi ketika kelenjar keringat atau folikel rambut mengalami penyumbatan. Apabila ukurannya kecil, kista ateroma biasanya tidak menimbulkan rasa nyeri, tetapi jika ukurannya semakin besar, maka dapat menyebabkan rasa sensasi tidak nyaman dan terkadang menimbulkan rasa nyeri. Bagi Anda yang sering berjerawat, sebaiknya Anda berhati -hati! Sebab, kista ateroma lebih berisiko terjadi pada orang yang sering berjerawat. Semenatra itu, untuk pengobatankista ateroma sendiri bisa dilakukan dengan pembedahan kecil atau laser.

Penyebab Penyakit Kista Ateroma

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya bahwa kista ateroma terjadi ketika kelenjar atau saluran minyak (kelenjar sebasea) mengalami penyumbatan atau kerusakan. Hal inilah yang juga membuat kista ateroma dikenal dengan kista sebasea. Kelenjar sebasea sendiri adalah kelenjar yang mengeluarkan minyak bernama sebum yang berfungsi untuk melapisi kulit dan rambut.

Sementara itu, penyumbatan dan kerusakan pada kelenjar tersebut biasanya terjadi akibat cedera, seperti luka bekas operasi, jerawat, dan adanya goresan pada area di mana kista ateroma tumbuh. Selain itu, kista ateroma juga cenderung tumbuh dengan lambat. Maka dari itu, terkadang penderita kista ateroma baru menyadari kondisinya ketika kista ini sudah mulai membesar.

Selain akibat penyumbatan dan kerusakan pada kelenjar sebasea, kista ateroma juga dapat terjadi akibat adanya kerusakan pada sel-sel kulit akibat prosedur operasi, faktor genetik, hingga adanya kerusakan pada saluran kelenjar sebasea.

Gejala Kista Ateroma

Berikut ini adalaha beberapa gejala dari penyakit kista ateroma yang perlu Anda ketahui :

  • Munculnya benjolan di bawah lapisan kulit.
  • Benjolan tidak terasa sakit, kecuali jika terjadi peradangan.
  • Bagian sekita kulit yang mengalami kista ateroma berwarna kemerahan.
  • Cairan yang keluar dari kista ateroma umumnya berwarna putih atau keabuan.

Sebenarnya, kista ateroma sendiri bukanlah kondisi yang berbahaya, apalagi sampai mengancam nyawa. Pertumbuhannya pun cenderung pelan dan tidak menimbulkan rasa sakit. Meski demikian, kista ateroma bisa dibilang berbahaya apabila diameternya lebih dari 5 cm, tumbuh lagi setelah diangkat atau dioperasi, terjadi infeksi, kemerahan, atau ketika menimbulkan rasa nyeri yang berlebihan.

Penanganan Kista Ateroma

Dalam kebanyakan kasus, penyakit kista ateroma tidak memerlukan pengobatan serius ataupun menimbulkan gangguan lain yang lebih berat. Namun, tetap perlu dilakukan penanganan untuk mencagah terjadnya infeksi dan bekas luka. Anda dapat mengompres bagian yang mengalami kista ateroma dengan menggunakan handuk yang sudah dibasahi dengan air hangat. Hal ini bertujuan agar cairan yang ada di dalam kista tersebut keluar dan berangsur-angsur membaik. Selain itu, perlu Anda ingat bahwa jangan sekali-kali Anda memencet kista untuk mengeluarkan cairan di dalamnya, sebab hal tersebut hanya akan memperburuk kista serta memicu terjadinya infeksi.

Sementara itu, jika kista ateroma membesar atau menimbulkan keluhan yang sangat mengganggu, maka Anda perlu mendapatkan pengobatan kista ateroma. Berikut ini adalah hal-hal yang biasanya dilakukan untuk mengobati penyakit kista ateroma :

  • Injeksi, di mana dokter akan menyuntik kista ateroma dengan obat yang bertujuan untuk mengurangi pembengkakan dan peradangan.
  • Laser, di mana pada prosedur ini dokter dapat menggunakan laser untuk melubangi kista ateroma dan mengeluarkan cairan di dalamnya. Setelah itu, kulit kista akan dihilangkan.
  • Insisi dan penyedotan, di mana dokter akan membuat sayatan kecil pada kista ateroma dan mengeluarkan cairan di dalamnya. Meski metode ini termasuk yang paling mudah untuk dilakukan, namun kista dapat tumbuh kembali setelah pengobatan ini.
  • Operasi minor, di mana pada prosedur ini doter akan membuang seluruh kista ateroma dengan pembedahan kecil (operasi minor). operasi ini dinilai lebih aman dan efektif dalam mencegah kista ateroma tumbuh kembali di kemudian hari.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *