Ling Shen Yao

Mengenal Kista Dermoid : Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Kista dermoid adalah kondisi tang ditandai dengan munculnya benjolan atau tumor jinak yang berisi jaringan rambut, kulit, dan gigi. Jenis kista ini dapat tumbuh di bagian tubuh mana pun, namun seringnya di area wajah.

Bisanya, kista dermoid terbentuk akibat adanya kelainan pada perkembangan janin. Maka dari itu, kondisi ini sering kali dapat langsung terdeteksi ketika bayi dilahirkan. Selain muncul di permukaan kulit, kista dermoid juga dapat terbentuk di dalam tubuh, seperti tulang belakang dan rahim. Namun, kista dermoid yang terbentuk di dalam tubuh sering kali tidak diketahui oleh penderitanya, hingga pada akhirnya kista ini menimbulkan gangguan dan gejala pada usia dewasa.

Dalam kebanyakan kasus, kista dermoid cenderung tumbuh secara perlahan dan tidak bersifat ganas atau kanker. Untuk menghilangkannya, kista dermoid memerlukan tindakan operasi. Meski bukan kondisi berbahaya, nyatanya kista dermoid juga dapat menyebabkan gangguan serius apabila kista pecah, sehingga menyebabkan infeksi bakteri.

Penyebab Kista Dermoid adalah

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa kista dermoid adalah kondisi yang terjadi akibat adanya kelainan perkembangan janin. Jika dalam kondisi normal, struktur kulit yang berisi akar rambut, kelenjar minyak dan kelenjar keringat akan berada di lapisan luar kulit. Namun, pada kasus kista dermoid, struktur tersebut malah membentuk kista di dalam kulit. Selain itu, kelenjar dan jaringan yang ada di dalam kista tersebut terus mengeluarkan cairan. Hal inilah yang menyebabkan kista dermoid dapat tumbuh den membesar.

Gejala Kista Dermoid adalah

Meski kista dermoid adalah penyakit dapat muncul di bagian tubuh mana pun, akan tetapi kista dermoid lebih sering muncul di kulit, terutama di kulit wajah. Kista ini berisi rambut, kelenjar minyak, kelenjar keringat, gigi, dan jaringan lainnya yang biasa terdapat di dalam atau permukaan kulit. Kista ini umumnya tampak sebagai benjolan yang tumbuh tunggal, berukuran 0,6 sampai 6 cm, dan terasa lunak apabila disentuh.

Umumnya, kista dermoid tidak menimbulkan keluhan apapun pada penderitanya. Rasa nyeri biasanya baru akan muncul ketika kista terinfeksi. Selain menimbulkan rasa nyeri, kista dermoid yang terinfeksi juga akan terlihat sangat merah dan bengkak.

Sementara itu, kista dermoid yang muncul di organ dalam tubuh akan menimbulkan gejala sesuai dari lokasi tumbuhnya benjolan. Jika tumbuh di bagian rahim, maka penderita dapat mengalami gejala berupa nyeri panggul, yang akan lebih parah saat sedang menstruasi. Sedangkan, jika kista dermoid tumbuh di sekitar tulang, maka dapat menimbulkan gejala berupa kesemutan di tungkai, tungkai menjadi lemah sehingga membuat penderita sulit berjalan, serta tidak mampu menahan buang air kecil.

Pengobatan Kista Dermoid

Tujuan dari pengobatan kista dermoid adalah untuk menghilangkan kista secara keseluruhan. Oleh karena itu, penanganan kista dermoid harus dilakukan oleh dokter yang ahli dalam mengatasi masalah tersebut. Sementara itu, penanganan mandiri tidak dianjurkan karena berisiko tinggi menyebabkan terjadinya infeksi atau pendarahan.

Pengobatan kista dermoid yang paling ampuh adalah dengan operasi pengangkatan kista. Metode operasi yang akan dilakukan pun tergantung pada letak dan tumbuhnya kista. Jika kista tumbuh di kulit, dokter akan melakukan operasi kecil dengan obat bius lokal untuk mengangkat kista.

Sedangkan, pada kista dermoid yang tumbuh di rahim, maka penanganan yang dilakukan adalah melalui tindakan bedah di perut atau menggunakan teknik khusus, yaitu laparoskopi. Penanganan ini dilakukan dengan memberi sayatan yang lebih keci.

Komplikasi Kista Dermoid

Komplikasi kista dermoid umumnya terjadi akibat ukuran dan lokasi kista ataupun ketika kista tersebut pecah. Beberapa komplikasi yang dapat terjadi akibat kista dermoid di antaranya adalah :

  • Terbentuknya abses atau kumpulan nanah akibat kista dermoid mengaami infeksi.
  • Kesulitan menelan atau berbicara, ketika kista dermoid muncul di lidah.
  • Kista dermoid pecah di dalam kepala, sehingga menyebabkan sakit kepala terus-menerus.
  • Gangguan psikologis ketika kista dermoid muncul di wajah, kondisi ini biasanya dialami oleh anak-anak.

Pencegahan Kista Dermoid

Sayangnya, kista dermoid adalah kondisi yang tidak dapat dicegah dengan mudah. Hal ini sidebabkan karena kondisi ini terjadi akibat adanya kelainan saat perkembangan janin. Namun, Anda tidakperlu khawatir, sebab kista dermoid dapat dideteksi lebih dini sebelum terjadi komplikasi. Maka dari itu, segera lakukan pengobatan apabila menemukan adanya benjolan asing di tubuh.

Demikian yang dapat disampaikan mengenai penyakit kista dermoid. Semoga apa yang telah disampaikan dapat memberikan manfaat bagi Anda semua.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *