Ling Shen Yao

Kenali Penyebab Penularan Kanker Serviks

Kanker serviks masih menjadi momok bagi wanita. Bagaimana tidak? Penyakit ganas yang satu ini bisa dibilang sulit untuk dideteksi lantaran gejala yang ditimbulkan mirip dengan masalah kesehatan lainnya. Tak hanya itu, kanker serviks juga dapat menular dari satu orang ke orang lainnya. Hal ini disebabkan karena kanker serviks sendiri disebabkan oleh adanya infeksi virus. Lantas, bagaimana cara penularan kanker serviks? Simak selengkapnya dalam ulasan berikut.

Sebelumnya, perlu Anda ketahui seperti apa penyakit kanker serviks itu dan bagaimana proses terjadinya penyakit tersebut. Kanker serviks sendiri merupakan pertumbuhan sel-sel abnormal di bagian terbawah dari rahim yang berhubungan dengan vagina (serviks). Dalam hal ini sel-sel abnormal atau sel kanker terus tumbuh dan berkembang secara tak terkendali, serta tidak dapat mati. Akumulasi dari sel-sel abnormal tersebut pada akhirnya akan membentuk massa atau benjolan yang disebut tumor serta menginvasi jaringan di sekitarnya. Bahkan, kondisi ini dapat menyebar ke organ lain di dalam tubuh.

Penyebab Kanker Serviks

Sayangnya, hingga saat ini penyebab dari kanker serviks masih belum dapat diketahui secara pasti. Meski demikian, sekitar 70% dari kasus kanker serviks berawal dari infeksi Human papillomavirus (HPV) tipe 16 dan 18, yang mana terjadi melalui hubungan seksual berisiko.

Perlu Anda ketahui bahwa dalam tubuh manusia, virus HPV dapat memperoduksi dua jenis protein, yaitu E6 dan E7. kedua protein tersebut dapat mematikan fungsi beberapa gen penekan tumor. Jika hal tersebut terjadi, maka sel-sel abnormal di serviks akan tumbuh secara tidak terkendali dan mengalami perubahan atau mutasi gen lebih lanjut yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya kanker.

Meski demikian. HPV bukan satu-satunya penyebab terjadinya kanker serviks. Bahkan, diketahui sebagian wanita dengan infeksi HPV tidak mengalami kanker serviks. Pasalnya, virus tersebut memiliki ratusan tipe dan sebagian besarnya hanya menimbulkan infeksi ringan. Hal ini menunjukan bahwa virus HPV tidak berdiri sendiri melainkan ada faktor lain yang juga ikut ambil peran, seperti infeksi HIV, kebiasaan merokok, penggunaan pi KB dalam jangka panjang, hingga pola makan yang tidak sehat.

Bagaimana Penularan Kanker Serviks?

Pada dasarnya, kanker serviks adalah penyakit yang hanya terjadi pada wanita. Selain itu, berdasarkan sifatnya, penyakit kanker (apa pun jenisnya) tidak menular dan juga tidak dapat disebarkan ke orang lain. Satu-satunya cara yang memungkinkan penyakit kanker meular adalah apabila ada jaringan atau organ dari pendonor dengan kanker di transplantasi ke orang lain. Meski demikian, risiko kanker akibat proses transplantasi organ dapat dikatakan nol, sebab siapa pun yang menjadi pendonor organ umumnya telah dipastikan tidak memiliki penyakit berbahaya, terutama kanker.

Sementara itu, dalam kasus kanker kanker serviks yang sebenarnya dapat menular adalah infeksi virus HPV, yang mana menjadi pemicu kanker serviks terbesar. Wanita yang terinfeksi virus tersebut atau bahkan telah terdiagnosis kanker serviks memiliki kemungkinan tinggi untuk menyebarkan infeksi virus HPV pada pasangannya.

Meski demikian, pria yang terinfeksi virus HPV penyebab kanker serviks umumnya tidak mengalami masalah kesehatan apapun. Namun hal tersebut harus selalu diperhatikan,sebab pria dapat sangat berperan dalam membawa dan menularkan infeksi HPV penyebab kanker serviks pada wanita. Dalam hal ini, pria yang telah terinfeksi virus HPV dari wanita penderita kanker serviks dapat memindahkan virus tersebut ke wanita lain dengan melakukan hubungan seks. Hal ini membuat wanita yang tertular berisiko tinggi mengalami kanker serviks di kemudian hari.

Pencegahan Kanker Serviks

Selain mengetahui penularan kanker serviks, penting bagi setiap wanita untuk melakukan upaya pencegahan terhadap kanker serviks untuk mengurangi peluang tertular dan menyebarkan HPV yang menyebabkan kanker serviks. Untuk itu, perlu diketahui beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kondisi tersebut, di antaranya dengan cara berikut :

  • Melakukan vaksinasi HPV, namun perlu Anda ketahui bahwa vaksin ini akan jauh lebih efektif apabila diberikan sebelum seorang wanita aktif melakukan aktivitas seksual. Vaksinasi HPV ini bahkan sudah tersedua untuk remaja perempuan dan wanita dari usia 9 sampai 26 tahun.
  • Melakukan papsmear dan tes HPV secara rutin sejak usia 21 tahun. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi adanya kelainan serviks secara dini sebelum berubah menjadi kanker.
  • Selalu melakukan aktivitas seksual yang aman dan sehat, seperti menggunakan kondom, tidak memulai hubungan seksual di usia yang terlalu muda, serta yang paling penting tidak berganti-ganti pasangan.
  • Hindari kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol.
  • Menerapkan pola makan dan gaya hidup yang sehat.

Selain menerapkan upaya pencegahan di atas, akan lebih efektif jika Anda mengonsumsi obat untuk menekan risiko pertumbuhan kanker serviks. Salah satu obat untuk mencegah kanker serviks adalah obat herbal Ling Shen Yao, yang mana telah dipercaya selama 30 tahun lebih untuk mengatasi kista, miom, tumor, endometriosis, hingga kanker. Obat ini dibuat dari 100% ekstrak bahan alami berkhasiat, sehingga kualitas dan keamanannya tidak diragukan lagi. Selain itu, obat ini juga halal untuk dikonsumsi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *