Ling Shen Yao

Kenali Penyebab Benjolan di Payudara

Payudara merupakan salah satu anggota tubuh yang sangat penting bagi wanita. Wanita wajib menjaga payudara agar tetap terlihat sehat dan kencang. Gangguan yang dapat dialami wanita pada bagian payudara tentu saja akan menghambat aktivitas sehari-hari. Lalu apa saja sih penyakit yang menyebabkan benjolan di payudara?

Beberapa perempuan mungkin pernah mengalami adanya benjolan di payudara. Benjolan tersebut muncul akibat beberapa penyakit dan tidak selalu berbentuk kanker. Ulasan berikut ini akan membahas tentang beberapa penyakit penyebab munculnya benjolan di payudara yang dapat anda jadikan referensi kesehatan dan mencegah penyakit menjadi lebih parah.

Penyebab Benjolan di Payudara

1. Kista

Kista merupakan salah satu penyakit yang berbentuk seperti benjolan cair, dimana wanita memiliki satu atau lebih kista di payudara. Kista di payudara ini pada umumnya berbentuk lonjong atau bulat. Kista di payudara ini biasanya lunak namun terkadang juga terasa padat jika di raba. Kista ini diduga diakibatkan oleh perubahan hormon wanita pada siklus menstruasi.

2. Febrioadenoma

Febrioadenoma adalah tumor jinak yang terjadi pada payudara, dimana tumor ini terbntuk dari jaringan payudara dan jaringan ikat. Terdapat 2 jenis febrioadenoma yaitu simple febrioadenoma dan complex febrioadenoma. Penyebab febrioadenoma sampai saat ini masih belum dapat dipastikan, namun diduga ini terkait dengan hormon esterogen dan konsumsi pil KB sebelum usia 20 tahun.

Setiap alat KB tentu saja memiliki efek samping yang berbeda-beda pada penggunanya, makan ajib bagi pengguna KB untuk konsultasi terlebih dahulu. Efek samping yang biasanya di rasakan oleh pengguna akan berbeda-beda.

3. Fibrokistik

Fibrokistik payudara merupakan ketidak normalan jaringan fibrosa sehingga akan membentuk benjolan. Jaringan fibrosaini merupakan suatu jaringan yang menyusun ligamen penghubung antar tulang. Ini bisa terjadi pada wanita dengan rentan usia 30-50 tahun.

Penyebab fibrokistik ini masih belum bisa dipastikan namundiduga terjadi karena hormone esterogen dan siklus menstruasi. Pada saat menstruasi biasanya hormone esterogen akan menjadi tidak stabil dan akan menyebabkan perubahan-perubahan kondisi tubuh seseorang.

4. Papiloma Intraduktal

Papiloma intraduktal adalah jenis tumor jinak yang membawa susu dari kelenjar ke putting payudara. Papiloma intraduktal biasanya tumbuh di dekat puting dan tidak bersifat kanker. Papiloma intraduktal umumnya terjadi pada wanita yang memiliki rentan usia 35-55 tahun, namun tidak semua wanita diusia tersebut memiliki peluang untuk terkena oleh penyakit ini.

Tentu saja pola hidup sehat dan konsumsi makanan bersih dan bergizi akan menyeimbangkan kesehatan pada tubuh.

5. Mastitis

Mastitis adalah salah satu peradangan yang terjadi pada jaringan payudara yang dapat menyebabkan terbntuknya abses pada jaringan payudara. Mastitis ini dapat masuk ke dalam lapisan kulit yang akan menginfeksi jaringan payudara. Infeksi ini dapat berbentuk benjolan di payudara yang memicu peradangan infeksi.

Peradangan infeksi yang terjadi di payudara ini tentu akan menjadi hambatan seorang wanita dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Terlebih bagi wanita yang sedang menyusui, bisa saja penyakit yang menyerang payudara dapat berdampak pada bayi yang disusui.

6. Lipoma

Lipoma berbntuk seperti benjolan lemak yang tumbuh di bawah kulit yang dapat tumbuh di payudara. Lipoma ini termasuk dari jenis tumor yang jinak dan tidak berbahaya dan dapat dihilangkan jika ukurannya masih belum terlalu besar. Umunya lipoma ini terjadi pada orang yang berusia 40-60.

Terdapat beberapa karakteristik benjolan di payudara yang dapat muncul antara lain adalah :

  • Benjolan berbentuk lonjong atau bulat, namun berbeda beda di setiap penyebab penyakitnya.
  • Benjolan akan terasa kenyal, lunak atau padat jika di raba.
  • Benjolan biasanya memiliki ukuran 5 cm atau lebih sesuai dengan keaktifan penyebab penyakit di payudara.
  • Benjolan dapat muncul berjumlah 1 atau lebih, dimana semakin parah penyakit maka akan lebih banyak benjolan yang muncul di payudara.
  • Ukuran benjolan akan membesar sebelum menstruai dan kembali ke ukuran semula setelah menstruasi selesai. Hal tersebut terjadi karena hormone esterogen yang tidak stabil saat periode menstruasi.

Benjolan di payudara biasanya memiliki gejala yang dapat muncul antara lain yaitu payudara yang teraba sedikit keras hingga keras, bentuk payudara yang berubah, pembengkakakan pada payudara, puting yang terasa gatal dan sensitive, demam, lemas, munculnya cairan bening hingga keruh yang keluar dari puting.

Apabila gejala-gejala tersebut terjadi pada anda, sebaiknya anda segera mengkonsultasikan pada dokter untuk penanganan lebih lanjut. Penyakit-penyakit yang menganggu segala aktifitas sehari-hari, sehingga perlu penanganan sesegera mungkin agar tidak semakin parah. Penting bagi kita untuk selalu mengamati perubahan-perubahan yang dirasakan dari tubuh kita.

Demikian merupakan beberapa ulasan mengenai penyebab benjolan di payudara yang dapat anda jadikan referensi kesehatan. Untuk selalu menjaga kesehatan ada baiknya anda menjaga pola hidup sehat dengan mengonsumsi obat-obatan herbal dari Ling Shen Yao. Produk ini sudah teruji klinis dan memiliki sertifikat halal dari MUI. Semoga ulasan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *