Lingshenyao.id – Kelenjar getah bening tersebar merata di seluruh bagian tubuh. Pada umumnya, kelenjar ini tidak bisa diraba dengan tangan. Kecuali pada bagian tertentu dari tubuh, seperti bawah dagu, sela paha, ketiak, dan leher. Tidak berfungsinya kelenjar ini dengan baik perlu diwaspadai, karena kelenjar ini memang sering kali menjadi sasaran berbagai penyakit akibat infeksi, baik melalui bakteri maupun virus. Penyakit kelenjar getah bening bisa sembuh dan yang umum terjadi adalah pilek, infeksi gigi, dan radang tenggorokan.

Pada kondisi akut, seseorang bisa terkena kanker kelenjar getah bening yang ditandai dengan melemahnya sistem imunitas tubuh dalam menangkal masuknya berbagai penyakit. Ada banyak hal yang menjadi penyebab kanker getah bening, seperti penyakit campak, sifilis, TBC, sinusitis, hingga penyakit lupus. Inilah yang dialami oleh Ferry, pemuda berusia 33 tahun yang divonis mengidap penyakit kelainan kelenjar getah bening.

Berawal dari Sinusitis, Berujung pada Kanker Kelenjar Getah Bening

Kisah Ferry berawal dari penyakit sinusitis yang diidapnya sejak kecil. Namun, ia tidak pernah menyangka bahwa penyakit tersebut merupakan gejala kanker kelenjar getah bening ketika ia beranjak dewasa. Pemeriksaan yang dilakukannya berujung pada ditemukannya gumpalan NK-T Cell Limphoma pada rongga hidung bagian kiri, yang menandakan munculnya sel kanker kelenjar getah bening stadium 1E.

Tentunya, diagnosis ini membuat Ferry begitu terpukul. Tidak pernah terbayangkan bagaimana hidupnya dengan serangkaian aktivitas kemoterapi dan radiasi yang terasa menyakitkan berikut dampaknya yang tidak pernah baik untuk tubuh. Setidaknya begitulah cerita yang ia dapatkan dari berbagai sumber. Kini, ia harus menjalani dan menghadapinya sendiri.

Kemoterapi dan Radiasi Nyaris Membuatnya Buta

Vonis kanker getah bening didapatkan Ferry dari dokter ahli asal Singapura. Saat akhirnya ia menjalani serangkaian proses kemoterapi dan radiasi, kondisi tubuhnya mulai melemah. Semakin lama semakin buruk, membuat Ferry mulai berputus asa, menyangka sebentar lagi ajal akan menjemputnya. Ferry tidak bisa berjalan dan harus menggunakan kursi roda setiap saat, sebagian tangan berikut kulit mukanya mulai menghitam, dan rambutnya mulai rontok.

Belum habis sampai di situ, rasa sakit yang teramat sangat juga dialami Ferry di bagian kerongkongannya, membuatnya sangat kesulitan untuk menelan makanan, bahkan untuk minum. Rasa mual dan muntah-muntah menjadi aktivitas rutin bagi Ferry sebagai dampak dari kemoterapi dan radiasi yang dijalaninya.

Bahkan, dokter sempat berkata bahwa Ferry akan mengalami kebutaan akibat dari kemo dan radiasi tadi. Pasalnya, letak sel kanker ada pada bagian rongga hidung dengan jarak yang begitu dekat dengan mata. Demi menghilangkan sel kanker tadi, Ferry mau tak mau harus kehilangan kemampuan melihat pada mata kirinya. Jika sel kanker kelenjar getah bening ini semakin memburuk, ia pun harus merelakan fungsi kedua matanya.

Anjuran Teman untuk Mengonsumsi Ling Shen Yao

Harapan Ferry untuk terbebas dari penyakit kanker kelenjar getah bening mulai muncul secara perlahan. Seorang teman menganjurkannya untuk mengonsumsi obat herbal Ling Shen Yao. Bermodalkan cerita pasien kanker lain yang sembuh sepenuhnya, Ferry pun tanpa banyak berpikir langsung mencoba obat ini. Kala itu bulan Maret tahun 2010. Hanya dalam waktu sepekan, tubuh Ferry kembali pulih dan siap untuk menjalani kemoterapi berikut radiasi di Singapura.

Keyakinan Ferry akan khasiat Ling Shen Yao semakin kuat setelah ia rutin mengonsumsinya. Meski kemoterapi dan radiasi menimbulkan efek yang buruk bagi tubuhnya, nyatanya ia tetap bugar dan segar serta bisa beraktivitas seperti sediakala. Lebih dari itu, kemampuan penglihatan mata kirinya pun kembali normal, dan ini menjadi hal yang begitu membahagiakan bagi Ferry.

Obat Kista dan Kanker Ling Shen Yao

Meski Ferry telah selesai menjalani kemoterapi dan radiasi yang prosesnya begitu panjang, ia tidak berhenti untuk mengonsumsi Ling Shen Yao. Pasalnya, ia mendapatkan dampak yang luar biasa sejak rutin mengonsumsi obat herbal ini. Tidak hanya kebugaran tubuh dan kemampuan penglihatannya yang kembali pulih, rasa sakit akibat sel kanker yang bersarang pada bagian rongga hidungnya pun membaik.

Enam bulan setelah kali pertama Ferry menjajal Ling Shen Yao, tepatnya bulan September tahun 2010, Ferry akhirnya kembali melakukan cek kesehatan rutin di salah satu rumah sakit terbaik di Singapura. Hasilnya sungguh di luar dugaan. PET CT Scan Ferry menunjukkan bahwa bagian rongga hidung yang menjadi tempat tumbuhnya sel kanker tersebut sudah bersih, artinya ia telah sepenuhnya dinyatakan sembuh.

Baca Juga  : Ling Shen Yao Bantu Mengobati Kista yang diderita Kristin (100% Tanpa Operasi)

Belum merasa yakin atas apa yang didapatnya, Ferry kemudian melakukan pengecekan medis lainnya. Ternyata, hasilnya sama, bahwa ia telah kembali sehat sepenuhnya, terbebas dari sakit kanker kelenjar getah bening yang membuatnya nyaris menyerah dalam hidup beberapa bulan silam. Pastinya, Ferry teramat bahagia, karena atas pertolongan Tuhan melalui obat herbal Ling Shen Yao, ia bisa kembali beraktivitas tanpa harus merasakan sakit pada tubuhnya.

Info dan pemesanan silahkan kontak kami di

0812-1003-6550

Atau kunjungi marketplace kami di bukalapak