Lingshenyao.id – Masih banyak orang yang menganggap kanker serviks dan kanker rahim adalah dua hal yang sama. Padahal, meskipun sama-sama menyerang sistem reproduksi wanita, keduanya berbeda. Seperti yang sudah umum diketahui, kanker serviks merupakan jenis penyakit akibat infeksi HPV (Human Papilloma Virus) yang menyerang leher rahim. Lantas, apa perbedaanya?.

Gejala Penyakit Kanker Rahim

Jika kanker serviks menyerang bagian leher rahim, kanker rahim terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal di bagian dinding rahim. Pada beberapa kasus, kanker yang juga dinamakan dengan endometrium ini dapat menyerang otot di area rahim sehingga menyebabkan terbentuknya sarkoma uteri.

Data yang dihimpun GLOBOCAN menyebutkan bahwa Indonesia menjadi negara keempat dengan penderita kanker terbanyak di Asia, yakni berjumlah 46.849 jiwa selama rentang 1997-2002.

Tidak semua penderita kanker mengalami gejala khusus, sehingga penyakit ini baru terdeteksi ketika kondisinya sudah parah. Namun, ada pula gejala kanker rahim yang umum dialami ketika seseorang menderita kanker, seperti:

  • Perdarahan tidak wajar, terutama usai berhubungan seksual atau ketika sudah menopause
  • Nyeri hebat pada bagian perut
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Sakit pada area panggul
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Keluarnya cairan atau darah tidak wajar dari vagina
  • Membesarnya rahim (akibat tumor) sehingga dapat teraba sampai ke panggul

Faktor Penyebab Penyakit Kanker

Ada beberapa faktor yang menyebabkan munculnya kanker, yang paling umum adalah ketidakseimbangan hormonal dalam tubuh, terutama hormon estrogen. Makin tinggi kadar estrogen dalam tubuh wanita, makin berisiko dirinya terkena kanker. Selain itu, ada faktor lain yang juga bisa menjadi pemicu penyakit ini, di antaranya:

  • Menstruasi dini
  • Masa menopause yang datang terlambat
  • Obesitas (kegemukan)
  • Diabetes
  • Suntik/terapi hormon tertentu
  • Pemakaian tamoksifen dalam jangka panjang

Ya, penyebab kanker memang cenderung sukar diketahui. Selagi masih sehat, wanita disarankan untuk selalu waspada dan meminimalisasi risiko dan melakukan pencegahan kanker rahim dengan cara menjaga berat badan, menerapkan pola hidup sehat, serta menghindari konsumsi pil kontrasepsi dalam waktu yang lama.

Pemeriksaan dan Pengobatan Kanker Rahim

Untuk mengetahui apakah seseorang positif mengidap penyakit kanker, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan, seperti:

  • Pemeriksaan panggul
  • Tes darah
  • Rontgen
  • USG (ultrasonography) transvaginal
  • Histeroskopi (penyisipan tabung cahaya ke dalam vagina untuk memeriksa kondisi rahim bagian dalam dan dinding rahim)
  • Biopsi
  • Dilatase dan kuretase

Jika tes menunjukkan hasil positif, pasien akan menjalani pengobatan berupa operasi histerektomi, terapi radiasi, terapi hormonal, atau kemoterapi, tergantung tingkat keparahan kanker.

Untuk memaksimalkan proses penyembuhan, imbangi juga dengan menerapkan pola hidup sehat dan konsumsi obat herbal Ling Shen Yao untuk menghindari bahaya kanker rahim. Obat yang sudah teruji secara praklinis ini dikenal efektif membantu menekan pertumbuhan sel kanker dalam tubuh, sehingga risiko penyakit bertambah parah bisa diminimalisasi.

haid tak teratur gejala kanker rahim

Selain aman dikonsumsi saat menjalani serangkaian terapi medis, pengobatan kanker dengan Ling Shen Yao pun dapat dikombinasikan dengan produk lain dengan jarak minimal 2 jam. Jika Anda berminat atau masih ingin berkonsultasi lebih jauh seputar produk, kunjungi marketplace atau kontak Whatsapp kami disini.

Konsultasi di Whatsapp Order Via Shopee Order Via Tokopedia