Lingshenyao.id – Kanker payudara merupakan salah satu tumor ganas yang paling banyak menyerang kaum hawa. Meski tidak menutup kemungkinan, laki-laki juga bisa mengidap penyakit kanker yang berkembang di organ payudara ini. Kanker jenis ini menyerang area kelenjar susu (lobulus), saluran susu (duktus), dan jaringan lemak yang berada di dalam payudara.

Ciri Ciri Kanker Payudara

Ciri paling umum dari penyakit ini adalah adanya benjolan di payudara yang bertekstur agak keras dan dengan batas yang tidak terlalu jelas. Umumnya, benjolan ini juga bertahan dalam waktu yang cukup lama, serta berkembang semakin besar dari hari ke hari.

Ciri lain yang juga sering muncul sebagai pertanda Anda menderita kanker payudara adalah adanya rasa sakit (nyeri) berdenyut-denyut yang tak kunjung hilang. Perlu dipahami bahwa rasa sakit pada payudara memang lumrah terjadi, terlebih ketika menjelang masa menstruasi. Namun, jika rasa sakit tersebut bertahan dalam kurun waktu yang lama dan telah melampaui siklus menstruasi, Anda harus berhati-hati karena hal tersebut bisa jadi merupakan ciri atau gejala kanker.

Pengalaman Lili Menderita Kanker Payudara

Seperti yang dialami oleh Lili, perempuan asal Bandung yang divonis menderita penyakit kanker payudara. Gejala awal, Lili merasakan rasa sakit (nyeri) yang berdenyut-denyut dan setelah diraba terdapat benjolan kecil pada payudaranya. Karena sakitnya belum terlalu mengganggu, Lili pun cenderung abai dan tidak menghiraukan. Hingga ketika benjolan tersebut semakin membesar dan disertai dengan rasa sakit yang luar biasa. Bahkan, rasa sakitnya tidak hanya di area payudara tetapi juga menjalar ke seluruh tubuh. Puncaknya, tubuh juga kerap mengalami panas dingin yang menyebabkan dirinya semakin tidak bisa beraktivitas.

Akhirnya, Lili memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter ahli kanker. Hasilnya sungguh sangat mengejutkan, karena dirinya divonis mengidap kanker payudara stadium lanjut dan mendekati ganas. Dokter menyarankan untuk segera dioperasi dan dilanjutkan dengan kemoterapi. Dengan harapan, sel-sel kanker bisa dibasmi secara menyeluruh dan hingga ke akar-akarnya. Dalam artian, kemoterapi setelah operasi bertujuan untuk mencegah pertumbuhan sel-sel kanker baru.

Ragu Untuk Melakukan Kemoterapi

Namun, mengingat efek dari kemoterapi yang mampu mengganggu keseimbangan tubuh, Lili memilih menolak cara mengobati kanker payudara tersebut. Ditambah lagi, dirinya juga takut dan belum siap untuk menjalani proses penyembuhan dengan cara operasi atau pembedahan. Bagaimanapun, pasti akan ada masalah psikis ketika seorang perempuan dihadapkan pada pilihan untuk mengangkat payudara yang dimilikinya.

Obat Herbal Ling Shen Yao Menjadi Jalan Untuk Sembuhnya

Hingga di suatu waktu, keluarganya membawakan obat herbal Ling Shen Yao untuk ia konsumsi. Menurut mereka obat herbal tersebut telah terbukti ampuh menyembuhkan berbagai penyakit kanker, termasuk kanker payudara. Berbagai testimoni yang beredar juga semakin meyakinkan Lili untuk mengonsumsi obat tersebut sebagai salah satu langkah penyembuhan.

Setelah beberapa hari mengonsumsi, reaksi obat langsung terasa. Rasa sakit yang dulu sangat mendera dan bahkan mengganggu aktivitas, kini semakin berkurang. Sedangkan benjolan pada payudara tampak semakin keras dan berubah warna menjadi merah. Awalnya, Lili merasa aneh sekaligus khawatir melihat perubahan pada benjolan tersebut. Namun karena rasa sakit yang perlahan mulai berkurang, pengerasan tersebut ia abaikan dan dianggap sebagai efek lain dari obat.

Hingga sepuluh hari kemudian, benjolan pada payudara semakin membesar dan mulai melunak. Perubahan tersebut juga kembali membuat Lili diselimuti rasa khawatir dan waswas. Meski demikian, hal tersebut tak lantas menyurutkan dirinya untuk tetap rutin mengonsumsi ramuan herbal Ling Shen Yao. Lili tetap meyakinkan dirinya bahwa hal tersebut adalah bagian dari proses penyembuhan.

Baca Juga : Kanker Prostat Ganas Nyaris Merenggut Nyawa (Obat Herbal Ling Shen Yao Menyelamatkannya)

Efek Pengobatan dengan Obat Herbal Ling Shen Yao

Seminggu berikutnya, benjolan yang membelendung tersebut pecah dan mengeluarkan nanah. Layaknya bisul, nanah yang keluar berwarna kuning pekat dan dengan bau yang sangat busuk. Anehnya, setelah proses yang menurut banyak orang cenderung menjijikkan tersebut, rasa sakit yang menjalar di sekujur tubuhnya secara otomatis hilang. Bisa jadi, hal tersebut merupakan proses peluruhan kanker payudara yang ia derita.

 Tak berhenti di situ, obat herbal ini kembali menunjukkan reaksi pengobatannya. Bekas benjolan yang telah pecah kembali menutup secara perlahan dalam kurun waktu tak lebih dari dua minggu. Akhirnya, Lili pun bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala tanpa harus dibarengi rasa sakit.

Memastikan Penyakitnya dengan Pemeriksaan Kembali

Guna memastikan, Lili mencoba mendatangi dokter yang dulu pernah memeriksanya. Sang dokter pun tampak kaget, melihat kondisi Lili yang berdasarkan hasil pemeriksaan telah bersih dari kanker payudara. Padahal sebelumnya, penyakit yang dideritanya cenderung ganas dan telah memasuki stadium lanjut. Sebuah keajaiban Tuhan yang diturunkan melalui ramuan obat herbal Ling Shen Yao.

Kini, Lili memutuskan untuk menjalani pola hidup sehat guna menghindari potensi tumbuhnya sel-sel kanker baru dalam tubuhnya. Tak lupa, dia juga senantiasa memeriksa kesehatan payudara sendiri (SADARI), sebuah teknik mengamati perubahan fisik payudara guna mengantisipasi timbulnya gejala kanker sejak dini.

Info dan pemesanan silahkan kontak kami di

0812-1003-6550

Atau kunjungi marketplace kami di bukalapak