Lingshenyao.id – Kanker payudara adalah pertumbuhan sel yang bersifat abnormal di jaringan payudara. Jumlah penderita kanker ini di Indonesia tiap tahun semakin meningkat. Menurut data dari Departemen Kesehatan RI, jumlah kematian yang diakibatkan kanker payudara, selain faktor usia, adalah sekitar 12,9%.

Mengenal Kanker Payudara

Menurut para ahli, salah satu penyebab kanker payudara adalah faktor bawaan genetik. Artinya, jika seseorang memiliki gen tertentu, yaitu BRCA1 dan BRCA2, risiko terkena penyakit ini lebih besar.

Faktor usia juga sangat berpengaruh. Sekitar 80% penderita kanker payudara tercatat telah berusia di atas 50 tahun. Namun, wanita yang lebih muda dapat mengidap kanker ini karena faktor gaya hidup yang tidak sehat.

Salah satu gejala kanker payudara adalah terdapat benjolan. Benjolan tersebut disertai dengan rasa nyeri. Hal ini disebabkan oleh terjadinya penebalan pada jaringan payudara. Untuk memastikannya, perlu dilakukan pemeriksaan intensif.

Cara yang umum dilakukan untuk menyembuhkan kanker payudara adalah dengan operasi. Operasi ini bertujuan untuk mengangkat sel-sel kanker supaya tidak menjalar ke jaringan tubuh yang lain. Namun, ada pula alternatif cara mengobati kanker payudara lain, yaitu dengan menggunakan ramuan tradisional.

Berikut kisah Yesi, seorang survivor kanker payudara, yang divonis sembuh dari tumor ganas tersebut tanpa operasi.

Munculnya Benjolan

Pertengahan 2007, Yesi mulai menyadari keberadaan benjolan di payudara kirinya. Ini terjadi tepat dua bulan setelah menyusui putra pertamanya. Ukuran benjolan tersebut hanya sebesar biji jeruk. Namun, tiga bulan kemudian bertambah besar, hampir seukuran kelerang. Jika diraba, benjolan tersebut terasa keras. Karena khawatir mengalami kanker payudara, Yesi memeriksakan diri di rumah sakit.

Dokter mengatakan bahwa Yesi harus dioperasi untuk mengangkat benjolan tersebut. Namun, ia menolak karena takut menjalani prosedur operasi. Ia lantas mencoba beberapa pengobatan alternatif. Namun, benjolan di payudaranya semakin bertambah besar hinga seukuran bola pingpong. Rasanya nyeri pun bertambah hebat.

Melakukan Lagi Pemeriksaan

Ia kembali memeriksakan diri pada 2008. Contoh jaringan di payudara Yesi diambil untuk proses biopsi. Hasilnya, ia divonis menderita tumor ganas. Saat itu juga, dokter mengharuskan operasi untuk mengangkat seluruh bagian payudara kiri. Gunanya supaya kanker payudara ini tidak menyebar ke bagian payudara kanan atau bagian tubuh lain.

Ia kembali menolak karena takut. Namun, pada Juli 2008, kondisi Yesi semakin parah. Bukan hanya ukurannya yang bertambah besar, tetapi juga kondisinya yang meradang dan berwarna hitam. Yesi merasakan sakit yang luar biasa sehingga siang dan malam menangis.

Sebulan kemudian, kanker payudara yang diderita Yesi mulai menjalar. Dari dada kiri, punggung, bahu, hingga sebelah kepala bagian kiri terasa sakit. Disusul oleh rasa sakit yang mendera lengan kiri, pinggang, paha, dan ujung kaki. Lengan dan kaki kirinya pun mati rasa karena sakit yang luar biasa.

Siksaan yang dialami Yesi tersebut membuatnya tak bisa tidur, bahkan kehilangan selera makan. Berat badannya turun sampai 13 kg dalam jangka waktu yang singkat. Pada November 2008, Yesi sudah terkapar tak berdaya. Bagian kiri badannya hampir seluruhnya mati rasa. Bahkan, tangan dan kakinya tak lagi mudah untuk digerakkan, tak ubahnya penderita stroke. Yesi pun berpikir jika hidupnya akan segera berakhir. Bagaimana tidak, separuh badannya nyaris lumpuh.

Mengonsumsi Obat Herbal

Namun, Yesi masih beruntung. Akhirnya pertolongan datang dari kerabatnya yang memberikan informasi lewat sang suami. Kerabatnya ini adalah penderita kanker ganas yang telah sembuh. Ia pun memberitahu Yesi dan suaminya untuk segera membeli obat herbal Ling Shen Yao.

Setelah mengonsumsi obat herbal ini selama 10 hari, Yesi mulai merasakan reaksi. Dada kirinya terasa ditusuk-tusuk dan lebih sakit. Namun, ia justru sudah bisa mulai tidur lebih pulas pada malam hari. Ketika bangun pagi, rasa sakit pun telah jauh berkurang.

Baca Juga : Kanker Payudara Bisa Sembuh dengan Ling Shen Yao (Netty Berhasil Sembuh)

Hal yang sama terjadi pada lengan dan kaki Yesi. Rasa nyeri di kepalanya juga berangsur-angsur sembuh. Nafasnya tidak lagi terasa sesak dan dadanya tidak berdegup kencang. Ia merasa lebih lega, ringan, dan memiliki harapan untuk hidup.

Ling Shen Yao Menyembuhkannya dari Kanker Payudara

Perubahan yang sangat signifikan itu membuat Yesi semakin bersemangat mengonsumsi Ling Shen Yao. Awalnya, ia mengonsumsi Ling Shen Yao yang berbentuk serbuk. Namun, karena sudah beraktivitas kembali, ia beralih ke bentuk tablet supaya lebih praktis.

Sekitar 6 bulan kemudian, Yesi mengaku bahwa kanker payudara yang dialaminya sudah benar-benar sembuh. Tumor ganas tersebut hilang sama sekali tanpa dioperasi. Benjolannya pun tidak lagi terasa. Demikian juga keluhan sakit pada tubuh bagian kiri yang dahulu sangat mengganggu. Yesi pun dapat kembali menjalani kehidupan yang normal berkat Ling Shen Yao.

Ramuan alami Ling Shen Yao adalah obat herbal yang telah terdaftar di BPOM dan memiliki izin edar. Diolah dari bahan-bahan terbaik oleh pakar farmasi herbal, obat ini layak untuk dicoba. Yesi adalah salah seorang pengguna yang telah membuktikannya.

Info dan pemesanan silahkan kontak kami di

0812-1003-6550

Atau kunjungi marketplace kami di bukalapak