Lingshenyao.id – Kanker bisa menyerang siapa saja tanpa menunggu seseorang mencapai usia tertentu ataupun jenis kelamin seseorang. Penyakit yang hingga kini belum benar-benar diketahui penyebab dan kerap divonis sebagai penyakit kronis dan mematikan ini praktis menjadi momok bagi setiap orang. Kemunculannya pun bisa di mana saja seperti munculnya Ciri-ciri kanker otak.

Apa Penyebab Terjadinya Kanker Ganas Di Punggung?

Sebagai dasar, perlu dipahami bahwa kanker dan tumor adalah dua hal yang berbeda meski ada beberapa persamaan di antara keduanya seperti sama-sama dapat tumbuh cukup besar, sama-sama berbahaya, dan sama-sama dapat kambuh di kemudian hari. Keduanya juga merupakan akibat dari sel-sel yang tumbuh secara abnormal.

Perbedaannya, sel kanker memiliki tingkat pertumbuhan yang sangat cepat dan bisa menyebar ke bagian tubuh yang lain. Bila terjadi kekambuhan di suatu hari mendatang, penderita tumor akan mengalami pada bagian tubuh yang sama, sementara pada kanker, penderita bisa merasakan sakit di bagian tubuh lainnya.

Kanker ganas di punggung sebenarnya merupakan sel-sel tumor yang sifatnya ganas atau dalam kata lain penyebarannya sangat cepat. Seperti kanker yang lainnya, penyebab utama kanker ini pun belum diketahui secara jelas kecuali adanya mutasi dalam struktur DNA pengendali petumbuhan sel. Sel-sel pun jadi tumbuh banyak tidak terkendali dan menumpuk, kemudian membentuk jaringan tumor yang ganas.

Bagaiman Gejala Kanker Ganas di Punggung?

Seorang penderita yang satu dan yang lain mungkin saja mengalami gejala yang berbeda dibandingkan penderita yang lainnya. Pada kasus Lisma misalnya, kanker ganas di punggung yang dideritanya dicurigai sejak dia memiliki benjolan di punggung yang membuat aktivitasnya terhambat.

Semuanya bermula pada akhir tahun 2006 ketika dia masih aktif menjadi tenaga pengajar di salah sebuah Sekolah Menengah Kejuruan di Jambi. Tepat pada bonggol tulang pelipatan lengan belakang (bagian punggung sebelah kiri), dia menemukan benjolan yang mengganjal.

Awalnya dia menduga bahwa benjolan kecil tersebut bisul, tetapi ketika tidak menemukan adanya mata bisul, maka dia mengabaikannya. Toh kala itu tidak terasa terganggu. Hingga kemudian benjolan tersebut tumbuh semakin besar dan mencapai ukuran bola ping pong, rasa sakit mulai muncul.

Melakoni Jalur Operasi

Semakin hari, rasa sakitnya semakin parah. Jangankan tersenggol benda keras, tertindih saat tidur saja membuatnya kesakitan luar biasa. Lisma pun praktis selalu tidur miring. Karena aktivitasnya jadi semakin terganggua, dia pun lantas memeriksakannya ke rumah sakit setempat. Hasilnya, dia positif mengidap kanker.

Agar lebih yakin, Lisma pun melakukan pemeriksaan di rumah sakit lain. Hasilnya sama saja, dia mengidap kanker punggung stadium 2B. Maka tak menunda lebih lama, jalur operasi pun diambil.

Setahun kemudian, dia pindah tugas ke kota lain. Pada saat itulah, benjolan baru muncul di tempat semula dengan ukuran yang membesar dan bahkan meradang. Lisma enggan untuk kembali melakukan operasi menghilangkan kanker ganas di punggung untuk kedua kali. Pasalnya, perawatan pascaoperasi benar-benar memakan waktu yang lama dan menghambat kegiatannya.

Memilih Alternatif Herbal

Beruntung, sang suami mendapatkan informasi mengenai obat herbal Ling Shen Yao ketika tengah dinas ke Jakarta. Per tanggal 23 Desember 2007, Lisma mengonsumsi tablet tersebut. Namun, dua minggu pertama belum terlalu memberikan hasil yang signifikan pada tubuhnya. Baru di minggu ketiga, rasa sakit pada punggungnya mulai terasa berkurang. Dia pun semakin mengintensifkan konsumsi tersebut.

Sebulan pertama setelah minum Ling Shen Yao, rasa sakit di punggungnya hanya menyisakan denyutan kecil bila dia terlalu lama menulis di papan sembari menerangkan pelajaran di depan kelas. Benjolannya sendiri mengecil secara perlahan dalam kurun waktu empat bulan dari yang sebelumnya seukuran telur ayam.

Proses Penyembuhan yang Alami Tanpa Rasa Sakit

Kanker ganas di punggung nyaris merenggut nyawa Lisma. Kemunculan benjolan kedua tersebut sempat membuatnya panik dan sangat down. Bagaimanapun, dia ingin sembuh, tetapi operasi bukanlah pilihan yang dia rasa tepat.

Baca Juga : Kisah Askar Terbebas dari Kanker Hati Setelah Intensif Minum Obat (Ling Shen Yao)

Beruntungnya, proses penyembuhan dengan Ling Shen Yao ini sangat alami tanpa menimbulkan rasa sakit yang dialaminya pascaoperasi terdahulu. Dia sendiri sempat bingung bagaimana bisa benjolan tersebut hilang. Namun, selama meminum tablet ini, air seninya berubah warna menjadi lebih keruh, keringatnya keluar lebih banyak, dan BAB juga lebih lancar dan banyak daripada sebelumnya.

Di samping itu, efek lain yang dirasakan Lisma adalah staminanya yang lebih terjaga. Baik di rumah maupun sekolah, semangat kerjanya dirasa lebih tinggi bahkan dibandingkan sebelum dia sakit. Siklus menstruasinya yang kurang teratur menjadi lebih baik serta rasa sakit yang biasanya muncul mengiringi tamu bulannya kini tidak datang lagi setelah dia rutin mengonsumsi Ling Shen Yao.

Lisma sangat bersyukur dengan kesembuhan yang dialaminya, apalagi mengingat biaya yang dia keluarkan untuk obat herbal tersebut jauh lebih terjangkau dibandingkan operasi. Dia pun kini dapat kembali melakoni rutinitasnya dengan kualitas yang lebih baik dari sebelumnya.

Info dan pemesanan silahkan kontak kami di

0812-1003-6550

Atau kunjungi marketplace kami di bukalapak