Lingshenyao.id – Kanker usus atau yang juga disebut kanker kolorektal adalah penyakit ganas yang menyerang bagian kolon (usus besar) atau pada bagian rektum (ujung usus besar), begitulah definisi dari Center for Disease Control and Prevention. Kanker satu ini pada umumnya lebih sering diidap oleh para lansia, meski tidak menutup kemungkinan bisa terjadi pada anak-anak, remaja, hingga usia dewasa produktif, seperti yang dituliskan Journal of the National Cancer institute.

Meski begitu, tidak banyak orang yang mengetahui apa saja sebenarnya yang menjadi gejala kanker usus besar ini namun ada kemungkinan kanker bisa sembuh total. Pasalnya, penyakit kanker ini tidak menunjukkan gejala yang signifikan, hanya BAB berdarah, sembelit, dan perut terasa nyeri yang pada akhirnya sering dianggap remeh dan dibiarkan untuk sembuh dengan sendirinya. Seperti pengalaman Rini yang harus berjuang untuk kesembuhannya melawan keganasan kanker usus besar yang nyaris membuatnya menyerah pada keadaan.

Sakit Maag Kronis yang Berujung pada Kanker Usus

Rini mengidap penyakit maag sejak masih duduk di bangku SMA. Semakin lama, sakit di perutnya memburuk, menjadi tukak lambung yang kemudian menjangkiti bagian usus besar. Pengerasan di bagian tersebut membuat Rini harus menerima kenyataan bahwa ia telah didiagnosis kanker usus stadium 2B, yang menandakan bahwa sel-sel dalam tubuhnya tumbuh abnormal.

Aktivitasnya yang padat ketika kuliah hingga akhirnya terjun ke dunia kerja membuat Rini mudah stres dan pada akhirnya, ia pun benar-benar tidak bisa lagi beraktivitas. Pemeriksaan dokter, tes darah, tes endoscopy, juga colonoscopy yang dijalaninya menunjukkan hasil yang membuat semangatnya menurun drastis, bahwa ia telah mengidap penyakit kanker usus yang terbilang membahayakan. Terbilang, Rini tidak bisa melakukan aktivitas apa pun hingga dua tahun lamanya.

Tidak Ingin Melakukan Operasi

Seiring waktu, kondisi Rini semakin memprihatinkan. Berbagai pengobatan alternatif ditempuhnya, tetapi tak satu pun memberikan hasil positif untuk meringankan kanker usus yang diidapnya. Tak hanya kesehatan fisiknya, kondisi mentalnya pun memburuk. Rini semakin stres, ketakutan menghantuinya setiap hari. Lemah tak berdaya tubuhnya amat menyiksanya. Ia kesulitan bergerak, bahkan untuk bangun dan sekadar duduk di atas tempat tidurnya.

Tak berhenti sampai di situ, napasnya terkadang sering kali memburu dan jantungnya berdebar tak keruan. Selera makannya menghilang, tubuhnya pun serta-merta menjadi lebih kurus hanya dalam waktu singkat. Tak pelak, Rini kerap berteriak-teriak ketika rasa sakit melandanya, hanya untuk mengurangi beban dan rasa nyeri yang seperti menggerogoti tubuhnya setiap detik berlalu.

Setelah yakin bahwa Rini menunjukkan ciri-ciri kanker usus, dokter sempat menyarankannya untuk melakukan operasi pengangkatan kanker tersebut, tetapi Rini dengan tegas menolaknya. Ketakutan akan hasil dari operasi yang dijalaninya menjadi alasan paling kuat mengapa Rini menolak cara ini. Selain itu, menurutnya operasi tidak pernah menjamin bahwa kanker usus yang menyerang tubuhnya bisa sembuh total. Pada akhirnya, Rini hanya bergantung pada penyembuhan biasa, bergantung pada obat-obatan yang semakin beragam jenisnya.

Kanker Bisa Sembuh Total dan Ling Shen Yao Memberi Secercah Harapan

Diambang batas keputusasaan, Rini mendapatkan secuil harapan. Melalui salah satu majalah wanita yang diterbitkan media ibu kota, sang suami membaca kisah bagaimana seorang pengidap kanker yang serupa dengan Rini bisa sembuh total berkat konsumsi rutin obat herbal Ling Shen Yao. Sang suami pun segera membeli obat herbal tersebut, berharap Rini pun bisa sembuh setelah mengonsumsinya.

Baca Juga : Arto Sembuh dengan Cara Mengobati Kanker Menggunakan Ling Shen Yao (Tanpa Operasi)

Saat itu, kira-kira pertengahan bulan November tahun 2006, Rini akhirnya mulai mengonsumsi obat herbal tersebut, dengan harapan yang sama seperti suaminya, sembuh dari kanker usus yang begitu menyiksanya. Pasalnya, kondisi Rini benar-benar memprihatinkan. Perutnya terasa sangat sakit, terasa seperti ditusuk, dan panas.

Efek serta Khasiat yang Dirasakan Setelah Konsumsi Ling Shen Yao

Setelah mengonsumsi obat Ling Shen Yao selama dua minggu, tubuh Rini perlahan mulai menunjukkan perubahan positif. Ketika buang air besar, Rini mendapati adanya darah dan gumpalan daging. Pastinya, ini membuat ibu lima buah hati ini ketakutan. Namun, rasa sakit yang dirasakan tubuhnya mulai berkurang, fisiknya pun perlahan-lahan kembali kuat, nafsu makannya kembali meningkat. Akhirnya, Rini memutuskan untuk rutin mengonsumsi Ling Shen Yao dan menyetop semua obat lain yang ia konsumsi sebelumnya.

Terhitung tiga bulan setelah Rini rutin mengonsumsi obat herbal Ling Shen Yao, tepatnya pada Februari tahun 2007, kondisi tubuhnya telah sepenuhnya pulih. Ia telah bisa meninggalkan tempat tidur sendiri, tak perlu lagi bantuan orang lain ketika ingin beranjak berdiri. Bahkan, sekarang Rini telah mampu beraktivitas dengan normal. Tidak hanya di dalam rumah, ia juga bisa beraktivitas kembali di luar.

Segala ciri kanker usus yang dideritanya telah sempurna hilang, membuat kebahagiaan nyata terpancar pada wajah Rini. Ia juga bisa menggelar pesta pernikahan anaknya dalam kondisi tubuh yang benar-benar sehat. Rasa sakit di tubuhnya akibat kanker usus ganas telah lenyap, pikiran Rini pun lebih tenang. Tak hentinya ia bersyukur pada Tuhan karena masih diberikan kesempatan untuk hidup dan kembali beraktivitas melalui obat herbal Ling Shen Yao.

Info dan pemesanan silahkan kontak kami di

0812-1003-6550

Atau kunjungi marketplace kami di bukalapak