Ling Shen Yao

Jangan Sampai Salah! Ini Dia 4 Perbedaan Miom dan Kista

Ketika diberikan istilah miom dan kista, tidak sedikit wanita yang bingung memahami dua penyakit tersebut. Ketidakpahaman atas penyakit itu kerap kali menimbulkan salah persepsi. Padahal, dua penyakit tersebut memiliki perbedaan yang begutu signifikan. Oleh sebab itu, sebelum men-judge diri sendiri ataupun orang lain atas gangguan kesehatan kewanitaan, sebaiknya Anda memahami perbedaan miom dan kista.

Berbicara mengenai perbedaan miom dan kista, kedua jenis penyakit ini terbilang berbeda dari segi letak dan juga bentuknya. Dikategorikan sebagai tumor jinak, penyakit yang sering menyerang organ reproduksi pada wanita ini akan menyebabkan permasalahan yang jauh lebih parah ketika tidak ditangani sesegera mungkin.

Tidak mengherankan jika sudah muncul berbagai gejala awal, maka seseorang akan melakukan pemeriksaan untuk mendapatkan penanganan yang tepat dari dokter.

Lebih Jauh Tentang Perbedaan Miom dan Kista

Sebelum beranjak lebih jauh membicarakan mengenai perbedaan miom dan kista, untuk diketahui kista merupakan sebuah benjolan yang ditemukan tidak hanya pada organ reproduksi wanita saja. Benjolan ini berisi cairan ataupun gas. Sedangkan miom sendiri lebih sering ditemukan pada organ reproduksi wanita saja tepatnya pada bagian rahim baik itu sisi dalam ataupun luar.

 Terlepas dari pengertian tersebut, berikut beberapa hal yang membedakan antara miom serta kista.

1. Gejala awal yang membedakan keduanya

Mengenai perbedaan miom dan kista, disebutkan bahwa gejala awal sering kali menjadi akar dari perbedaan tersebut. Dalam hal ini, penderita kista akan mengalami gejala seperti halnya mual, nyeri saat haid ataupun buang air besar hingga ketika berhubungan intim. Kesemutan pada bagian tubuh tertentu, kemerahan pada kulit serta keluarnya darah dan nanah dari benjolan kista merupakan pertanda awal untuk diwaspadai.

Terkait dengan perbedaan dua masalah kesehatan wanita ini, disebutkan bahwa miom itu sendiri lebih kepada terjadinya pendarahan yang begitu parah. Bahkan, pendarahan tersebut melampaui batas kewajaran, frekuensi buang air kecil dan besar yang tinggi serta periode haid yang lebih lama.

2. Penyebab munculnya permasalahan tersebut

Menurut praktisi kesehatan, terkait perbedaan miom dan kista, miom lebih sering muncul karena adanya peningkatan kadar hormone esterogen. Selain itu, faktor keturunan juga berpotensi menjadi penyebab terjadinya miom.
Berbeda dengan kista yang penyebabnya begitu kompleks. Beberapa penyebab kista itu sendiri adalah adanya penumpukan keratin pada bagian sisi bawah kulit, kondisi jaringan tubuh yang tidak normal, penumpukan cairan sendi pada belakang lutut hingga penyumbatan pada kelenjar minyak di bagian kelopak mata.

3. Faktor resiko penyakit yang berbeda

Seseorang bisa mengalami kista ovarium ketika sudah memasuki masa pubertas hingga sebelum menopause. Selain itu, seseorang yang mengkonsumsi obat untuk meningkatkan kesuburan sekaligus menjalani kemoterapi juga berpotensi mengalami permasalahan kista.

Berkaitan dengan perbedaan miom dan kista, miom itu sendiri lebih cenderung kepada pola hidup yang tidak sehat. Di antaranya seperti pengkonsumsian daging merah dalam jumlah banyak, minum alcohol, kurangnya asupan berbagai buah dan sayur, kurangnya vitamin D hingga adanya penggunaan berbagai alat kontrasepsi.

4. Penanganan untuk mempercepat penyembuhan

Mengenai perbedaan miom dan kista, untuk Anda yang mengalami kista, maka pihak praktisi kesehatan akan melakukan pemeriksaan secara berkala ketika kista tersebut masih pada stadium awal. Untuk beberapa kondisi, kista yang sudah parah akan dilakukan beberapa tindakan lanjut seperti CT scan hingga biopsy untuk melihat potensi terjadinya kanker pada kista.

Sedangkan untuk miom, kaitannya perbedaan miom dan kista dikatakan bahwa penanganan akan dilakukan ketika indikasi gejalanya sudah muncul. Jika sudah demikian, tindakan operasi ataupun terapi hormone kerap kali dijadikan sebagai rekomendasi penyembuhan. Jikalau miom itu sendiri masih bersifat jinak, maka dokter hanya menyarankan untuk melakukan medical check-up secara rutin.

Itulah beberapa perbedaan miom dan kista yang memang harus diketahui sejak awal oleh semua orang. Mengingat bahayanya dua jenis penyakit tersebut ketika berkembang lebih parah, sudah saatnya Anda mencoba untuk melakukan pencegahan dan pengobatan. Salah satunya adalah dengan menggunakan produk Ling Shen Yao.

Produk herbal yang terbuat dari bahan alami ini telah mendapatkan sertifikat dari BPOM sekaligus CPOBT. Itu artinya pembuatan produk ini dilakukan sesuai standard internasional hingga dihasilkan produk herbal yang aman.

Tidak hanya itu saja, produk Ling Shen Yao ini juga telah berhasil melalui berbagai uji klinis seperti uji toksisitas akut hingga uji immunostimulant. Dengan dilakukannya berbagai pengujian tersebut, tidak mengherankan jika produk ini sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh penderita miom maupun kista.

Namun demikian, perlu diperhatikan bahwa selain mengkonsumsi obat herbal tersebut, pastikan Anda juga menjauhi berbagai hal yang menjadi penyebab atas munculnya permasalahan kesehatan tersebut. Dengan demikian, secara perlahan Anda akan terbebas dari masalah miom dan kista.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *