Lingshenyao.id – Tumor payudara dan rahim merupakan jenis tumor yang paling ditakuti oleh kaum wanita. Pasalnya, bukan tidak mungkin sel-sel tumor yang jinak pada rahim dan payudara berubah menjadi ganas. Dalam bahasa yang lebih populer, yang dimaksud dengan tumor ganas tidak lain adalah kanker.

Bagaimana tumor payudara dan rahim bisa menjadi kanker ?

Berbeda dengan kanker yang cenderung lebih memiliki risiko kesehatan dan kematian yang lebih tinggi, tumor sebenarnya merupakan kondisi yang boleh dibilang tidak lebih mengkhawatirkan. Cara mengobati Tumor payudara dan rahim pun dapat dilakukan dengan alternatif selain operasi. Akumulasi sel-sel yang tumbuh terlalu banyak dari kondisi normal dan menjadi jaringan tumor memiliki sifat yang lebih jinak.

Walau begitu, bukan berarti keberadaan tumor dalam tubuh sebaiknya dibiarkan begitu saja dan tak perlu diwaspadai. Seperti yang disebutkan, ada beberapa faktor yang membuat sel-sel tumor jinak dapat bertransformasi menjadi ganas, yakni:

  • radiasi;
  • rokok;
  • infeksi bakteri atau virus;
  • hormon estrogen;
  • makanan dengan kadar lemak jenuh yang tinggi; dan
  • bahan makanan dengan proses tertentu.

Menderita Tumor Payudara dan Rahim Sekaligus

Vonis salah satu tumor saja sudah dirasa memberatkan, apalagi bila harus diterima kenyataan sebagai penderita tumor  payudara dan rahim sekaligus. Seorang warga Tanjung Pandan, Belitung, yang bernama Rosna toh pernah berada di posisi ini. Dua penyakit penyebab kematian tertinggi pada wanita nyaris merenggut nyawanya.

Awal mula terkuaknya penyakit ini adalah melalui gejala menstruasi. Siklus haid bulannya yang tidak teratur kemudian diperparah dengan pendarahan hebat yang sulit berhenti pada akhir 2002 lalu. Alih-alih hitungan hari, menstruasi yang wajarnya hanya sebulan sekali dan berlangsung selama sekitar 5 sampai 7 hari justru terjadi sepanjang bulan. Darah yang keluar pun melebihi kondisi normalnya.

Kondisi parah ini mengantarkannya ke dokter kandungan pada Februari 2003. Tubuhnya sudah sangat lemah akibat pendarahan yang tidak kunjung berhenti. Pemeriksaan melalui USG kemudian mengantarkannya pada diagnosis tumor seukuran 3,5 cm pada rahimnya.

Dokter pun lantas memberinya berbagai macam obat. Namun, tidak ada perubahan yang dirasakan Rosna. Semakin hari, kondisinya pun semakin lemah. Rasa sakit luar biasa membuatnya tak bisa tidur maupun beraktivitas, wajahnya menjadi pucat pasi, pandangannya berkunang-kunang, dan jalannya pun menjadi sempoyongan. Dalam keadaan seperti ini, dia pun semakin rutin berobat ke dokter kandungan.

Yang mengejutkan, hanya dalam waktu dua bulan sejak terakhir USG, ukuran tumor pada rahimnya berubah menjadi 5,7 cm. Beban mental pun kian menguat. Tak hanya dirinya, keluarga dan kerabat pun mulai mengkhawatirkan kondisinya yang tidak akan bertahan lama.

Sementara itu, di sisi lain, Rosna juga menemukan benjolan di payudara. Ukuran awalnya kira-kira sebesar bola beker. Melalui pemeriksaan, dokter juga menyimpulkan bahwa dia positif menderita kanker payudara.

Cara Mengobati Tumor Payudara Di Sarankan Operasi ?

Dokter tidak hanya memberinya obat-obatan, tentu saja. Sebagai tenaga medis yang ahli, Rosna pun dianjurkan untuk melakukan operasi pengangkatan tumor. Namun, naik ke meja operasi juga menjadi momok tersendiri bagi ibu empat orang anak ini. Berbagai kemungkinan lebih buruk yang terjadi pascaoperasi membuatnya kemudian enggan untuk mengiakan tindakan tersebut.

Baca Juga : Obat Tradisional Tumor Rahim Ling Shen Yao

Beruntung, keputusannya diterima oleh keluarga. Mereka pun membantu mencarikan cara mengobati tumor payudara alternatif lain sebagai upaya kesembuhan Rosna. Di tengah kondisinya yang semakin lemah—hanya terbaring di atas tempat tidur dengan berbagai rasa sakit, demam, dan siksaan lainnya—seorang kerabat datang membawakan obat herbal Ling Shen Yao kepadanya.

Pulih dari Tumor Rahim dan Payudara dengan Obat Herbal

Kali pertama Rosna mengonsumsi Ling Shen Yao adalah pada April 2003. Dalam jangka waktu seminggu mengonsumsi obat herbal tersebut, Rosna mengalami perubahan yang sangat drastis pada tubuhnya. Rasa sakit yang menyiksanya tanpa henti mulai berkurang sehingga dia pun mulai bisa tidur nyenyak. Pikirannya pun jadi lebih tenang, badannya terasa lebih segar, dan selera makannya membaik.

Kemajuan positif ini lantas membuatnya terus intensif mengonsumsi Ling Shen Yao. Obat-obatan dari dokter yang sebelumnya terus dikonsumsi meski tak memberikan perubahan signifikan mulai dihentikan. Dalam kurun waktu tiga bulan, Rosna pun serasa seperti kembali hidup.

Selama proses pengobatan dengan herbal tersebut, Rosna mengamati ada yang berbeda dari air seninya. Saat buang air kecil, dia mendapati kotoran seperti lendir dan serpihan daging. Kotoran tersebut dirasanya sebagai daging tumor yang selama ini bersarang di rahimnya.

Baca Juga : Obat Kista Ling Shen Yao

Pun pada benjolan payudaranya. Rosna menyadari bahwa benjolan tersebut menyusut ukurannya seiring dengan teraturnya dia mengonsumsi Ling Shen Yao. Perubahan ukuran dari sebesar bola bekel terus terjadi sampai kemudian akhirnya hilang sama sekali.

Rosna tidak lantas benar-benar puas dengan hasil tersebut. Dia pun memeriksakan diri ke rumah sakit untuk melihat perkembangan tumor rahim dan payudara secara medis. Hasil pemeriksaan yang menunjukkan bersihnya rahim dan payudara Rosna membuat dokter kaget dan menganggapnya sebagai sebuah mukjizat besar.

Karena masih agak tidak percaya, Rosna pun melakukan pemeriksaan lain di rumah sakit di Jakarta. Hasilnya sama, bahwa dia bebas dari tumor payudara dan rahim. Kini, Rosna pun kembali dapat melakukan aktivitasnya seperti biasa.

info dan pemesanan silahkan kontak kami di

0812-1003-6550

Atau kunjungi marketplace kami di bukalapak