Lingshenyao.id – Tumor sering didefinisikan sebagai gumpalan yang berisi sel darah putih yang terdapat di dalam tubuh. Ketika terjadi pembengkakan yang tidak wajar, hal tersebut dikenal sebagai kelenjar getah bening.

Apa itu kelenjar getah bening ?

Sebenarnya, kelenjar getah bening adalah salah satu sistem pertahanan tubuh. Membengkaknya penyakit ini di bagian tubuh tertentu bisa saja menandakan ada masalah yang mungkin disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Namun, ketika membengkak secara tidak normal, bisa jadi mengganggu fungsi organ di dekatnya.

Ciri-Ciri Tumor Kelenjar Getah Bening

Sebagai salah satu sinyal tubuh untuk memberitahu hadirnya penyakit, kelenjar getah bening akan terus membengkak sebelum infeksi bakteri atau virus diselesaikan. Sering kali, penderita tidak mengetahui apa yang salah dengan tubuhnya sehingga masalah utama penyebab tumor ini tidak disembuhkan tepat waktu.

Letak Penyakit ini biasanya berada di ketiak, pangkal paha, bawah dagu, atau leher. Jika terdapat bagian tubuh yang bermasalah, bagian tersebut mungkin saja sedikit bengkak dengan tekstur yang tidak terlalu keras. Namun, kewaspadaan harus ditingkatkan ketika menemui ciri ciri kelenjar getah bening sebagai berikut:

  • Pembengkakan kelenjar getah bening terjadi lebih dari dua minggu
  • Penderita mengalami demam selama lebih dari dua minggu dan terus membengkak
  • Kelenjar getah bening terasa keras dan sakit ketika ditekan
  • Keluar keringat berlebihan di malam hari
  • Pasien mengalami penurunan berat badan yang cukup drastis

Hal tersebutlah yang dirasakan oleh Roy, seorang pegawai swasta di Batam. Setelah merasakan sensasi sakit dan begah di area perut selama berbulan-bulan, pria berusia 39 tahun tersebut akhirnya memeriksakan keadaannya ke dokter umum di sebuah klinik di daerahnya.

Berkali-kali, dokter memberikan obat yang sama tetapi gejala hanya mereda dalam beberapa hari sebelum Roy kembali merasakan hal yang sama. Karena dokter umum tidak bisa menemukan penyakit sebenarnya, Ia dirujuk ke ahli penyakit dalam di rumah sakit yang lebih besar.

Di sana, Roy menjalani USG bagian perut. Ternyata, ditemukan bahwa terjadi pembengkakan di bagian ginjalnya. Untuk meyakinkan, dokter menyarankan Roy untuk menjalani pemeriksaan Intravenous Pyelography (IVP) untuk mengetahui penyebab dari pembengkakan ginjal yang dialaminya.

Melalui pemeriksaan terlihat bahwa ada tumor kelenjar getah bening yang bersarang di ginjalnya. Tumor berukuran 5×7 cm tersebut menempel di jaringan sehingga mengganggu kinerja ginjal serta menimbulkan sakit hebat yang dirasakan Roy selama ini. Pembengkakan kelenjar getah bening yang terjadi di organ tubuh memang lebih sulit untuk diidentifikasi dan ditangani.

Penyebab Utama Tumor Kelenjar Getah Bening Roy

Didampingi oleh tim dokter yang berpengalaman, Roy menjalani sejumlah pemeriksaan lanjutan untuk menentukan penyebab tumor kelenjar getah bening yang ada di ginjalnya. Nyatanya, yang selama ini menjadi masalah utama adalah sebuah tumor yang tumbuh di bagian testisnya.

Walaupun tidak merasakan nyeri di bagian tubuh tersebut, ternyata tumor testis sudah lama diidapnya. Sempat merasa putus asa, Roy terus berusaha untuk mengejar kesembuhan dengan cara apa pun.

Sempat Menjalani Kemoterapi Belasan Kali

Sesuai dengan anjuran dokter, tumor testis Roy segera diangkat melalui operasi, tetapi tidak dengan tumor kelenjar getah beningnya. Untuk mengatasi tumor tersebut, Roy harus menjalani tahap pengobatan lanjutan di rumah sakit termasuk satu seri kemoterapi.

Satu seri terdiri dari 16 kali kemoterapi dalam waktu per tiga minggu. Namun, kemoterapi memiliki efek samping yang tidak bisa dibilang ringan. Akibatnya, Roy malah merasa semakin tersiksa.

Rambut yang rontok, berat badan yang turun drastis, kulit menghitam, serta rasa nyeri yang menghantam seluruh tubuh setiap kali kemoterapi membuat Roy kehilangan harapan hidup. Bahkan, Roy tidak bisa lagi menjalani kehidupannya secara normal. Kaki dan tangan yang sering kali mati rasa akibat kemoterapi kerap menghambat kegiatannya.

Baca Juga : Pengobatan Kelenjar Getah Bening

Setelah satu seri kemoterapi, hasil CT Scan menunjukkan bahwa tumor kelenjar getah beningnya hanya berkurang sedikit menjadi berukuran 5×7 cm. Dokter pun menyarankan Roy menjalani satu seri kemoterapi lagi.

Cara Mengobati Kelenjar Getah Bening Tanpa Operasi dengan Ling Shen Yao Menyelamatkan Nyawa Roy

Menurut banyak cerita yang Roy dapat dari banyak pasien penderita tumor dan kanker, sering kali ajal menjemput ketika tahapan kemoterapi belum selesai. Roy mulai mencari cara lain untuk bisa sembuh. Suatu hari, seorang kerabat menganjurkan untuk menggunakan cara mengobati kelenjar getah bening tanpa operasi dengan mengonsumsi obat herbal Ling Shen Yao.

Setelah mencari tahu lebih dalam mengenai komposisi dan khasiat Ling Shen Yao, Roy mulai mengonsumsinya dengan rutin sesuai anjuran. Apa yang dirasakan Roy menakjubkan. Dalam waktu satu minggu, kondisi tubuhnya mulai membaik. Efek samping kemoterapi yang menyiksa perlahan berkurang.

Baca Juga : Obat Kista Ling Shen Yao

Tiga bulan kemudian, Roy kembali melakukan CT Scan. Hasilnya? Ginjalnya sudah bersih dari Penyakit tersebut. Namun karena dokter masih merasa heran, Roy masih diminta untuk datang setiap enam bulan sekali untuk melakukan check-up.

Nyatanya, setahun kemudian dan melewati dua kali CT Scan, hasilnya tumor kelenjar getah bening sudah tidak ada lagi di dalam tubuh Roy. Selain itu, seluruh fungsi tubuh yang sempat menurun karena efek samping kemoterapi juga berangsur kembali normal. Roy merasa nyawanya terselamatkan dan bisa memiliki harapan hidup yang kembali optimis setelah menemukan penyembuhan lewat Ling Shen Yao.

Info dan pemesanan silahkan kontak kami di

0812-1003-6550

Atau kunjungi marketplace kami di bukalapak