Ling Shen Yao

Apakah Kista Bartholin Berbahaya Bagi Kesehatan Reproduksi Wanita?

Perlu dicermati apakah kista bartholin berbahaya meskipun banyak orang meyakini bahwa kista jenis ini dapat hilang dengan sendirinya. Penderita memang tidak merasakan apa-apa saat mereka mengalaminya. Namun, apakah tidak ada efek samping jika kista ini sering muncul?

Tentu, segala macam bentuk kista pasti memiliki efek samping. Kista bartholin yang tidak segera diatasi dapat menyebar karena infeksi yang ditimbulkannya. Meskipun banyak orang mengatakan bahwa kista ini tidak menyebabkan kanker, tetapi resiko infeksi dapat menimbulkan penyakit seperti radang pada vagina.

Apakah Kista Bartholin Berbahaya?

Kista Bartholin muncul pada kelenjar Bartholin, yaitu kelenjar yang terletak di bibir vagina. Kelenjar ini berjumlah sangat banyak. Keterkaitan antara kemunculan kista di bibir vagina adalah karena adanya infeksi yang terjadi pada kelenjar tersebut, sehingga cairan yang muncul dari dalam kelenjar menumpuk di bibir vagina.

Cairan tersebut biasanya muncul ketika seorang wanita melakukan hubungan intim. Cairan ini berfungsi sebagai minyak pelumas saat hubungan seksual terjadi. Kista bisa muncul meskipun penderita tidak merasakan sakit. Karena itulah banyak yang mempertanyakan apakah kista bartholin berbahaya atau tidak.

Namun, jika kista tersebut terinfeksi karena gesekan yang terjadi saat wanita melakukan kegiatan seksual, maka penderita akan merasa tidak nyaman atau bahkan perih.Sejauh ini, belum dapat dipastikan apakah kista bartholin berbahaya atau tidak. Tetapi, belum ditemukan adanya kasus bahwa kista ini dapat menyebabkan kanker.

Perawatan Khusus Untuk Mengurangi Resiko Infeksi

Resiko infeksi yang muncul semakin tinggi saat seorang wanita aktif dalam kegiatan seksual. Hal ini dikarenakan terjadi gesekan pada bibir vagina yang dapat mengakibatkan iritasi. Kista dapat membesar sehingga penderita merasa tidak nyaman. Rasa sakit biasanya terjadi pada pelvik dan bibir vagina.

Pengobatan awal adalah berendam air hangat saat nyeri melanda. Terapi ini dapat dilakukan setiap hari hingga rasa nyeri benar-benar hilang. Berendam dengan duduk di air hangat tidak hanya menghilangkan nyeri. Terapi ini dapat mengeringkan cairan di dalam kista hingga kista mengempis.

Berendam dengan air hangat tidak serta merta dapat mencegah kista bartholin tumbuh kembali. Jika kista ini berkontribusi pada rasa sakit yang berlebihan, maka dokter dapat melakukan pembedahan. Terlebih jika muncul abses pada bibir vagina.

Pengobatan Medis Dapat Dihindari

Pengobatan medis menjadi salah satu alternatif meskipun banyak penderita enggan melakukannya.  Mereka akan lebih dahulu bertanya apakah kista bartholin berbahaya atau tidak. Jika tidak, maka mereka pasti menghindari operasi atau tindakan medis yang melibatkan tenaga kesehatan. Bisa jadi, penderita malu dengan kondisi ini.

Penderita yang tidak ingin menjalani operasi dapat pula memilih prosedur pengobatan anti inflamasi. Hal ini dilakukan dokter jika mereka sudah mengetahui rekam jejak medis pasien, dan juga mengambil sampel sekresi dari vagina atau serviks untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya infeksi penyakit transmisi seksual.

Wanita diatas usia 40 tahun rentan dengan kista bartholin yang berujung pada kanker. Hal ini terjadi karena berkurangnya daya tahan tubuh. Terlepas dari apakah kista bartholin berbahaya atau tidak, wanita yang sudah menginjak 40 tahun harus mendatangi ginekolog yang memiliki spesialisasi kanker pada sistem reproduksi wanita.

Bagaimana Jika Terpaksa Menjalani Pengobatan Medis?

Mereka yang terpaksa menjalani pengobatan medis adalah penderita yang mengabaikan kista bartholin. Bisa jadi mereka mengira bahwa rasa nyeri hanya bagian dari aktivitas seksual. Kurangnya informasi tentang apakah kista bartholin berbahaya, adalah alasan utama.

Jika kista bartholin menimbulkan infeksi atau pendarahan, terpaksa dokter melakukan tindakan medis. Bedah kelenjar bartholin perlu untuk mengeringkan isi kista. Dokter juga akan memberikan obat antibiotik pasca pembedahan.

Ling Shen Yao vs Kista Bartholin

Meski banyak yang mengerti apakah kista bartholin berbahaya atau tidak, mereka memilih untuk melakukan pengobatan dengan cara yang aman. Cara aman dalam hal ini adalah dengan mengkonsumsi obat herbal yang sudah terbukti khasiatnya. Ling Shen Yao adalah obat yang patut direkomendasikan untuk mereka yang memiliki kista bartholin.

Ling Shen Yao memiliki kandungan yang ampuh menghilangkan berbagai macam kista dalam tubuh. Bahkan, obat herbal ramuan Tiongkok ini sudah menjadi nama yang terpercaya bagi para penderita tumor dan kanker. Mereka mengkonsumsi obat ini dengan rutin, sesuai dosis yang disarankan. Terbukti, mereka dapat sembuh total dari kanker tanpa operasi.

Ramuan Ling Shen Yao tidak hanya berfungsi menghilangkan sel kanker, tumor dan kista, tetapi juga mencegahnya tumbuh kembali. Hal ini karena ramuan ini dapat meremajakan sel-sel tubuh baru, yang berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh, sekaligus memperlancar peredaran darah dan proses metabolisme.

Tak perlu ragu dengan efek samping yang ditimbulkannya, karena ramuan Ling Shen Yao bebas efek samping. Bahkan, para penderita kanker yang baru mengenal ramuan ini setelah melakukan serangkaian kemoterapi, dapat mengkonsumsinya dengan aman. Hindari produk palsu yang mengatasnamakan nama Ling Sheng Yao, dengan harga yang jauh lebih murah. Harga Ling Sheng Yao tidak pernah berubah meski dijual melalui berbagai sumber.  Terlepas dari apakah kista bartholin berbahaya atau tidak, penderita kista harus segera bertindak.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *