Apa itu miom dan bahayanya ? Begini penjelasan seputar penyakit miom yang harus anda ketahui. Serta bagaimana menanganinya dengan obat miom herbal Ling Shen Yao.

Lingshenyao.id – Sebagian besar wanita mungkin pernah menderita miom. Hanya saja banyak yang tidak sadar karena terkadang miom dapat hilang dengan sendirinya. Tumor yang tumbuh di area rahim ini sebenarnya tidak berbahaya dan dapat diatasi secara medis.

Namun, banyaknya rumor yang berkembang di masyarakat seputar miom sering membuat penderitanya terlampau cemas akan kondisinya. Untuk meluruskan kesalahpahaman seputar apa itu miom. Ada baiknya kita menyimak jawaban dari tujuh pertanyaan yang sering ditanyakan pasien seputar miom berikut.

Apa Itu Miom? 7 Hal yang Sering Ditanyakan

  • Apa itu miom?

Banyak yang masih belum begitu memahami apa itu miom sebenarnya. Miom merupakan tumor jinak atau daging tumbuh di rahim. Miom biasanya berasal dari pertumbuhan otot rahim yang abnormal. Otot tersebutlah yang kemudian akan tumbuh sebagai miom. Penyebabnya beragam, bisa dari aktivitas hormon, obesitas, hingga faktor keturunan.

Baca Juga : Obat Miom Alami Tanpa Operasi: Mioma Uteri Tanpa Operasi, Mungkinkah?

  • Bagaimana gejala umum miom?

Ada beberapa gejala umum yang biasa dirasakan penderita miom tahap awal, seperti:

Tahapan Awal Miom

  1. Menstruasi berlangsung lebih dari 10 hari dan disertai rasa nyeri hebat.
  2. Rasa sakit dan tidak nyaman saat berhubungan seksual.
  3. Frekuensi buang air kecil berada di luar batas normal.
  4. Sering mengalami konstipasi.
  5. Perut bagian bawah membengkak.
  • Apakah miom dapat berubah menjadi kanker?

Miom merupakan tumor jinak yang tidak menyebabkan kanker. Peluang miom berkembang menjadi kanker pun sangat jarang, yakni 1 : 1.000 kejadian. Dokter menyebut kanker yang berasal dari miom dengan nama Leiomyosarcoma. Namun, dokter berpendapat gejala tersebut tidak disebabkan miom yang tumbuh dalam rahim penderitanya.

Baca Juga : Obat Herbal Untuk Kista: Ini Cara Menyembuhkan Miom dan Kista dengan Efektif

  • Apakah miom dapat muncul lagi setelah operasi?

Meski telah menjalani operasi, miom tetap dapat tumbuh kembali, terutama jika sebelumnya penderita memiliki tumor lebih dari satu. Risiko munculnya miom juga dapat meningkat jika terdapat riwayat keluarga penderita miom. Kondisi ini dapat dicegah dengan penerapan gaya hidup sehat, menjaga berat badan ideal, serta menghindari pemicu stres.

  • Apakah penderita miom masih bisa hamil?

Munculnya miom pada rahim dapat menurunkan kesuburan wanita, terutama jika tumbuh di tengah otot rahim atau di dalam rongga rahim. Namun, penderita miom rahim tetap memiliki peluang kehamilan, asalkan miom yang tumbuh di sekitar rahim diangkat dengan jalan operasi.

  • Bagaimana penanganan miom yang tepat?

Bila miom tidak menunjukkan gejala tertentu, pengobatan medis mungkin tidak diperlukan. Namun, jika pertumbuhan miom sudah mengganggu aktivitas, penderita dianjurkan segera memeriksakan diri ke dokter.

Melakukan Pemeriksaan ke Dokter Ahli

Dokter biasanya akan melakukan tes USG (ultrasonografi) untuk mengetahui ukuran miom. Jika masih terbilang kecil, dokter akan memberikan resep kontrasepsi oral (pil KB) untuk mengurangi ukuran miom. Nah, jika ukuran miom sudah melebihi 5 cm, dokter akan menyarankan pasien menjalani operasi pengangkatan tumor.

  • Benarkah obat herbal dapat mengatasi miom?

Hingga saat ini belum ada penelitian yang mendukung pernyataan tersebut. Pada sejumlah kasus miom, pasien memang menerima reaksi positif terhadap kondisinya setelah melakukan terapi herbal. Namun di beberapa kasus, obat herbal saja belum cukup untuk mengatasi miom secara tuntas. Pasien tetap harus menjalani tindakan medis untuk pengobatan miom.

Ling Shen Yao: Obat Herbal Untuk Kista

Namun, Anda tetap dapat mengandalkan khasiat obat miom herbal untuk menjaga daya tahan tubuh selama masa pengobatan. Obat herbal Ling Shen Yao mengandung ekstrak bahan alami berkhasiat yang sudah melalui uji praklinis dan terdaftar di BPOM. Kandungan bahan herbal alami dalam Ling Shen Yao dapat membantu melancarkan peredaran darah sekaligus memperbaiki metabolisme agar tubuh tetap bugar.

Obat ini juga dapat dikonsumsi mendampingi obat kimia dengan jeda 2 jam serta dapat digunakan sebagai terapi pendamping kemoterapi. Yang paling penting, tetap konsisten dalam menerapkan gaya hidup sehat agar pengobatan dapat berjalan efektif.

Beli Lewat Shopee Beli Lewat Tokopedia Beli Lewat Whatsapp